Kota Malang
Empat Aplikasi Pemkot Malang Raih Penghargaan Inovasi Digital

Memontum Kota Malang – Empat aplikasi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, berhasil mendapatkan penghargaan dalam Merdeka Award 2022 dengan kategori Inovasi Digital, dari Emtek Grup bekerjasama dengan Kementerian Kominfo, Kemenparekraf dan Kemenkop UMKM, di gedung Smesco Kemenkop UMKM Jakarta, Kamis (23/06/2022). Penghargaan tersebut, diterima langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, dengan didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo), Muhammad Nur Widianto, serta Kepala Bagian Humas Setda Kota Malang, Dony Sandito.
“Semoga ajang ini mampu menjadi jembatan bagi spirit merdeka bangsa dalam berbagai dimensi,” ucap Wali Kota Sutiaji, Kamis (23/06/2022).
Untuk empat aplikasi yang berhasil meraih penghargaan Digital Inovatif, yaitu Job Fair Active, Sam Gepunbasa, Redivet dan layanan pengaduan SAMBAT. Pihaknya, juga berterima kasih atas kepercayaan serta penghargaan Merdeka Award 2022 kategori Inovasi Digital untuk Kota Malang.
Baca juga:
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
Menurutnya, pemanfaat teknologi informasi atau digitalisasi dalam pelayanan publik maupun penyelenggaraan pemerintahan, merupakan satu keniscayaan dan komitmen.
“Berbagai inovasi digital yang dikembangkan semata untuk memberi kemudahan warga dan mengakselerasi percepatan pembangunan, serta bangkitnya ekonomi daerah,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Nyoman Adhiarna, mengatakan bahwa Merdeka Award dapat menginspirasi generasi muda untuk mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mendorong kemajuan literasi digital dan kecakapan digital. “Semoga program ini bisa mendorong lebih banyak lagi lahirnya tokoh-tokoh seperti yang muncul di panggung ini,” kata Nyoman. (hms/rsy/sit)
















