Banyuwangi
Gagal Pulang, Ratusan Penumpang Ngamuk

Namun persoalan kembali terjadi saat beberapa calon penumpang ternyata tidak membawa kartu identitas diri. Bahkan ada satu keluarga yang tidak memiliki tiket, memaksa masuk dan hendak lain ke kapal.
Petugas pun terpaksa menghentikan dan meminta mereka untuk keluar dari area pelabuhan. “Mohon untuk kapasitas hanya 363 penumpang. Yang tidak bertiket mohon meninggalkan lokasi,” ujar petugas.
Kepala KSOP Tanjungwangi, Agus Winartono membenarkan jika kapal Sabuk Nusantara 56 kapasitas angkut penumpangnya sangat terbatas. Kericuhan yang terjadi saat calon penumpang yang memaksa masuk, adalah bentuk kekhawatiran karena ada kabar kalau kapal yang akan melayani mudik ke kepulauan Madura hanya ada satu unit.
“Saat ini memang satu. Selanjutnya ada beberapa kapal lagi yang akan melayani mereka. Mengenai tiket yang sulit di dapat, karena memang yang datang langsung kita beri tiket. Sementara yang terlambat ya harus menunggu antrean selanjutnya,” ujarnya. HIngga saat ini, masih ada ratusan calon penumpang yang masih bertahan di pelabuhan Tanjungwangi, untuk menunggu kapal yang akan mengangkut mereka pada tanggal 8 Juni 2018 nanti. (ars/yan)
















