Pendidikan
Gali Potensi Peserta Didik, SDN 3 Dawuhan Situbondo Gelar Lomba MTQ

Memontum Situbondo – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, SDN 3 Dawuhan-Situbondo mengadakan lomba MTQ Musabaqoh Tilawatil Quran, yang diikuti seluruh siswa-siswi dan bertempat halaman sekolah setempat, Jumat (08/04/2022) tadi. Acara tersebut, dihadiri langsung Kepala Dispendikbud Situbondo, Siti Aisyah, Kepala Sekolah dan jajaran guru SDN 3 Dawuhan.
Kepala Sekolah SDN 3 Dawuhan, Sawiyati, mengatakan bahwa dalam rangka menyambut Bulan Ramadan, mengadakan lomba MTQ dengan mencoba gunakan inovasi pembelajaran metode dalam bentuk kompetisi. Ada pun peserta lomba, maju satu persatu.
Dengan metode ini, tambahnya, diharapkan bisa menguatkan dan mencetak mental siswa-siswi atau peserta lomba. Selain itu, juga didukung pembiasaan karakter melalui seni budaya.
Di dalam MTQ ini, terangnya, ada berbagai jenis lomba yang digelar. Seperti Tartil Quran, menghafal Al Quran dan lomba cerdas cermat pendidikan agama Islam. Lomba MTQ dilaksanakan selama dua hari dan saat ini hari pertama lomba yang dibuka langsung oleh Kepala Dispendikbud Situbondo.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Kita akan terus mengembangkan dan memperkenalkan program MTQ di SDN 3 Dawuhan. Sehingga, peserta diikutsertakan seleksi lomba untuk tampil di tingkat kecamatan dan kabupaten. Peserta lomba Tartil dan Hifdzil Quran diikuti oleh siswa-siswi kelas satu sampai kelas enam. Sedangkan lomba cerdas cermat, diikuti oleh kelas empat sampai kelas enam SD. Diharapkan, mereka memiliki karakter gemar membaca Al Quran,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Imam Sarjono, memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan dewan guru SDN 3 Dawuhan, yang telah menyelenggarakan lomba MTQ. Sebab, ini adalah kegiatan positif karena menjadi kesempatan untuk menggali potensi siswa-siswi dalam kegiatan religi. Harapan kedepannya, lomba MTQ bisa terus berjalan di SDN 3 Dawuhan.
“Saat ini masih tahap seleksi untuk gali potensi. Jadi, ketika ada lomba MTQ di tingkat kecamatan dan kabupaten, maka pihak sekolah sudah menyiapkan siswa-siswinya untuk diikutkan lomba,” paparnya. (her/sit)
















