Jember
Gandeng Rumah Sakit TK III Bhaladika Husada, BINDA Jatim Gelar Vaksinasi di Jember

Memontum Jember – Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Jawa Timur melanjutkan program vaksinasi masal untuk membantu pemerintah kabupaten kota di Jawa Timur. Program vaksinasi ini, dilakukan sebagai upaya mengejar target vaksinasi Covid-19 nasional dan daerah.
Vaksinasi masal di daerah, dilaksanakan oleh Posda masing-masing. Seperti yang dilaksanakan oleh Posda Jember, yang digelar pada Desember 2021 dan dilanjutkan lagi diawal Januari tahun 2022 ini.
Setelah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jember dengan pelaksana kegiatan Dinas Kesehatan setempat, vaksinasi di awal tahun ini bekerjasama dengan Rumah Sakit TK III Bhaladika Husada Jember (RS DKT). Seperti vaksinasi masal yang dilakukan Rabu (19/01/2022) tadi, digelar di Aula RS DKT. Masyarakat umum yang belum mendapatkan suntikan vaksin dosis 1 dan 2, mendatangi lokasi vaksinasi.
Kordinator Vaksinasi RS DKT, Kapten CKM Tantowi Jauhari, menyambut baik vaksinasi masal dengan BINDA Jawa Timur. Selama ini, vaksinator dari rumah sakit di bawah komando Kodam V Brawijaya, telah banyak dilibatkan dalam vaksinasi masal.
Baca juga :
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
“Beberapa waktu ini, banyak lembaga atau instansi lain berkolaborasi dengan kami. Salah satunya, dengan teman-teman (dari) BIN. Mereka juga (BIN Posda Jember) punya peran dalam mensukseskan ini (program vaksinasi Covid-19). Sehingga bekerjasama dengan kami sebagai vaksinator di lapangan dalam rangka mencapai target (vaksinasi daerah sebesar 70 persen) dan sebagainya salah satunya bekerjasama dengan BIN ini,” kata Kapten CKM Tantowi Jauhari, Rabu (19/01/2022).
Tantowi menyebutkan, sesuai data yang diterimanya dari Dinas Kesehatan, per Selasa (18/01/2022) prosentase capaian vaksinasi di Kabupaten Jember sebesar 68,90 persen. “Data tadi malam (18/01/2022), itu 68,90 persen,” katanya.
Lebih lanjut Tantowi menyebutkan, pemerintah memberi tenggat waktu kepada daerah yang belum mencapai target vaksinasi dosis 1 hingga akhir bulan Januari ini. “Makanya, warningnya kan sampai 30 Januari ini harus mencapai 70 persen. Makanya kita menghimbau kepada masyarakat Jember yang belum vaksin ini monggo kita sukseskan program vaksin ini, untuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Semua elemen mari kita kerjamasama termasuk dengan BIN (Posda Jember) ini,”paparnya. (rio/sit)
















