Pamekasan
Gelar Musrenbang 2023, Pemkab Pamekasan Janji Tuntaskan Lima Program Unggulan

Memontum Pamekasan – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), Kamis (01/03/2022) tadi. Pelaksanaan itu, digelar di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan-Madura.
Pada kegiatan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Pamekasan tahun 2023 tersebut, dihadiri langsung Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rohman dan Forkopimda lain. Tidak ketinggalan, Ketua Tim PKK, Nayla Baddrut Tamam, Kepala Bappeda, Taufikurrahman dan jajaran pejabat lainnya tersebut bertemakan ‘Peningkatan Produktifitas UMKM, Agropolitan dan Minapolitan untuk Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat’ pasca pandemi Covid-19.
Bupati Baddrut Tamam dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa tugas Musrenbang hari ini rekomendasikan bagaimana 2023 betul-betul SDM atau IPM dari segi kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, serta beberapa item lain yang mendorong IPM naik.
Pihaknya juga komitmen, akan mendorong peningkatan IPM pada tahun 2023. Termasuk, pertumbuhan ekonomi melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan program yang dirancang organisasi perangkat daerah yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Tahun 2023 kita berharap bagaimana IPM terdorong. Termasuk, bagaimana ekonomi kita di sektor UMKM, bisa segera tuntas dan sejahtera. Tuntas dan mensejahterakan itu perlu strategi dan cara yang jitu. Jadi, jangan seremoni-seremoni lagi,” tegasnya Bupati Baddrut Tamam.
Dalam kesempatan itu, kembali bupati mengingatkan lima program tahun 2023, harus tuntas. Mulai dari sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi.
“Ekonomi melalui program wirausaha baru (WUB) mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, kemudian kesehatan dengan pelayanan yang exelent. Termasuk pula program beasiswa kedokteran, beasiswa santri, fasilitasi dengan sekolah kedinasan berjalan sebagaimana mestinya, serta program-program lainnya,” imbuh Baddrut Tamam. (azm/srd/sit)
















