Probolinggo
Gubernur Jatim Hadiri Petik Laut Desa Kalibuntu Probolinggo, Gus Haris Ingatkan Jaga Kearifan Lokal

Memontum Probolinggo – Masyarakat Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, merayakan kegiatan Petik Laut, Rabu (02/08/2023) tadi. Kegiatan tahunan itu, juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa nilai tukar ikan nelayan yang ada di Desa Kalibuntu atau kabupaten tersebut sangat tinggi di Provinsi Jawa Timur, yaitu dengan indeks 104. Capaian tersebut, merupakan anugerah yang diberikan alam kepada para nelayan yang ada di Kabupaten Probolinggo.
“Alhamdulillah, Kabupaten Probolinggo memiliki nilai tukar ikan yang paling tinggi di Provinsi Jawa Timur. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan sekali,” ujar Gubernur Jatim.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan Genggong, Gus Haris Damanhuri Romly, yang turut hadir juga menyampaikan dan mengingatkan kepada para nelayan Kabupaten Probolinggo, khusunya Desa Kalibuntu untuk tetap menjaga kearifan lokal seperti Petik Laut. Karena, hal tersebut merupakan rasa syukur terhadap alam yang menjadi ladang penghasilan utama masyarakat pesisir.
“Ini merupakan bentuk kearifan lokal yang perlu dilestarikan. Karena ini adalah sebuah bentuk syukur kita yang telah mendapatkan rezeki dari laut sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat pesisir,” ujarnya.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Sehingga, lanjutnya, masyarakat Desa Kalibuntu diberikan keberkahan dengan penghasilan laut yang melimpah. Seperti salah satunya adalah nilai ikan hasil nelayan Kabupaten Probolinggo, lebih tinggi dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Jawa Timur.
“Acara ini juga disertai dengan acara salawatan dan istighotsah. Tentunya, dengan harapan kedepannya kita mendapatkan hasil alam lebih baik lagi,” katanya.
Kemudian, tambahnya, dengan kehadiran langsung Gubernur, maka bisa menyerap langsung apa yang dikeluhkan masyarakat pesisir. Seperti banjir rob dan lainnya. “Sehingga, masyarakat dapat menyampaikan langsung apa yang menjadi keluhan kepada ibu Gubernur secara langsung. Dan, alhamdulillah tadi sudah dipantau langsung oleh Ibu Gubernur dan semoga tahun depan bisa diperbaiki apa yang kurang,” paparnya. (nun/pix/sit)
















