Kota Batu
Gubernur Jatim Minta Perbankan Kawal Pedagang Sayur di Pasar Induk Kota Batu dari Praktik Rentenir

Memontum Kota Batu – Keberadaan pedagang sayur di Pasar Induk Kota Batu, mendapat perhatian lebih dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (25/03/2023) tadi. Pemandangan itu, nampak saat Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Kota Batu, melakukan peninjauan ke pasar yang sebentar lagi akan dimaksimal oleh pedagang, paska revitalisasi rampung.
Dalam rangkaian safari ramadannya, gubernur meminta kepada perbankkan untuk memberikan suport kepada pedagang sayur. Utamanya, terhindar dari jeratan praktik rentenir agar bisa terus berkembang. Terlebih, rencana operasional pedagang yang akan berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 05.00.
“Nanti, di bagian belakang pasar ini akan ada kegiatan pedagang sayur mulai pukul 00.00 WIB sampai 05.00 WIB. Saya minta, Bank Jatim untuk memberikan suport mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 10.00 pagi,” terang Gubernur Khofifah, saat meninjau di Pasar Induk Kota Batu, yang kini sudah masuk tahap 90 persen revitalisasi.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Mengapa harus ada support perbankan, tegas Gubernur Khofifah, karena dari penetapan waktu yang ditentukan (operasional, red), di sini pedagang sebelum belanja harus sudah bisa mengakses keuangan di bank. “Nah, ketika sebelum pedagang ini belanja, itu bisa mengakses bank. Dari support bank ini, juga bertujuan supaya pedagang terhindar dari rentenir,” jelasnya.
Sehingga, tambahnya, ada tim dari Pasar Induk ini yang juga mempelajari mekanisme sistem perbankan yang support pada pedagang. “Secara mekanisme, mereka belanja mendapatkan modal dari Bank Jatim. Dan, maksimal tiga hari akan belanja kembali. Saat hari keempat, maka harus terselesaikan pinjaman awal. Baru, pinjam di hari berikutnya,” tuturnya.
Dengan adanya support perbankan ini, ujarnya, diharapkan bisa dijalankan di Pasar Induk Kota Batu. “Jadi, harus ada perbankan yang standby di pasar induk seperti ini. Untuk memberikan support kepada pedagang yang membutuhkan pembiayaan,” paparnya. (put/sit)
















