Kabupaten Malang
Hari Raya Nyepi, Bromo Tengger Semeru Ditutup

Memontum Kota Malang – Untuk menghormati masyarakat Suku Tengger yang merayakan nyepi 1944 Saka. Wisata Gunung Bromo lakukan penutupan, pada Kamis (03/03/2022) lusa hingga Jumat (04/03/2022) mendatang. Hal tersebut, disampaikan oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto.
“Untuk menghormati warga yang melaksanakan nyepi, wisata gunung bromo akan di tutup mulai Kamis pukul 05.00, hingga Jumat pukul 05.00. Penutupan dalam rangka perayaan Nyepi sama seperti pada tahun sebelumnya,” ujarnya, Selasa (01/03/2022).
Dimana untuk penutupan jalan, tambahnya, akan dijaga oleh petugas gabungan mulai dari anggota Polsek Sukapura, Koramil Sukapura, Satpol PP, dan warga umat muslim Suku Tengger. Penutupan akses tersebut, juga sudah disosialisasikan ke berbagai pihak. Tidak terkecuali, di sosial media instagram milik Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS).
Baca juga:
- Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup
- Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih
- Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran
- Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU
- PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan
“Pengumuman penutupan ini sudah di sosialisasikan ke berbagai pihak. Termasuk, pengelola jasa wisata, nantinya jika masih ada wisatawan yang naik akan dihimbau untuk tidak melanjutkan menuju bromo oleh petugas yang berjaga di Desa Wonokerto,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah 1 TNBTS, Sarmin, mengatakan bahwa nantinya selama pelaksanaan Nyepi, 4 pintu menuju wisata Gunung Bromo akan ditutup. Hal itu, sesuai koordinasi serta seperti tahun-tahun sebelumnya saat Nyepi wisata Gunung Bromo akan ditutup.
“Penutupan wisata Gunung Bromo ini akan ditutup mulai 4 pintu, dari arah Probolinggo ditutup di Desa Wonokerto Kecamatan Sukapura. Lalu, dari arah Pasuruan, ditutup di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari dan arah Malang serta Lumajang akan ditutup di Jemplang,” terang Sarmin. (cw2/sit)
















