Connect with us

Jember

135 Calon Wira Usaha Baru Mendapat Bimtek dari Kemenperin RI

Diterbitkan

||

135 Calon Wira Usaha Baru Mendapat Bimtek dari Kemenperin RI

Memontum Jember – Bangkitkan industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Jember, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Komisi VII, Bambang Haryadi menginisiasi dan fasilitasi bimbingan teknis (Bimtek) kepada calon wira usaha baru. Sebanyak 135 orang warga dari pelosok desa, diundang untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka akan diberi bimbingan teknis oleh para mentor dari Kementrian Perindustrian (Kemenperin) RI dan instansi terkait. Ada sembilan materi teknis yang akan diberikan. Kesembilan materi pelatihan yang diberikan, yakni bimbingan teknis bordir, teknis konveksi, pengolahan daging, servis telepon seluler, pengolahan kopi, kerajinan kayu, serta pelatihan teknik perbaikan peralatan pertanian dan mesin diesel, pembuatan pakan ruminansia dan pengelohan daging ikan.

Sebagai informasi, Bimtek serupa juga telah rutin dilaksanakan. Bimtek terakhir digelar pada bulan November tahun 2021 lalu. Pembukaan acara bertajuk Bimbingan Teknis Wira Usaha Baru Industri Kecil dan Menengah di hall Aston Hotel, Selasa (01/03/2022). Pembukaan dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi VII, Bambang Haryadi anggota DPR RI yang terpilih dari Dapil Jember-Lumajang.

Dalam sambutannya, wakil rakyat dari Partai Gerindra, ini mengatakan bahwa kegiatan yang diinisiasinya adalah dalam rangka menciptakan enterprenuer (wira usaha) baru. “Bimtek ini adalah rangka menciptakan enterprenuer-enterprenuer baru di tengah pandemi,” katanya.

Bambang atau sering dipanggil dengan inisialnya BBG juga menyebutkan industri kecil menengah terbukti telah mampu bertahan di situasi pandemi. “Saya menyadari bahwa imbas pandemi sangat dirasakan pelaku IKM mengakibatkan kesulitan seperti sepinya pelanggan hingga pengurangan tenaga kerja di perusahaan,” kata BBG dalam sambutannya.

Baca juga :

Lebih lanjut legislator dari Fraksi Gerindra itu mengatakan bimbingan teknis ini dapat menjadi sarana penyegaran pengetahuan bagi para pegiat IKM dan menjadi pengayaan informasi usaha bagi calon wira usaha baru.

“Saya berharap nanti para peserta akan menjadi virus yang dapat menyebarkan ilmu dan pengetahuannya yang diperoleh dari Bimtek ini. Selain juga nanti pengetahuan dari Bimtek ini dapat dipergunakan untuk membuka lapangan kerja baru dengan menjadi wira usaha baru. Nah sudah menjadi tugas kami para wakil rakyat untuk terus memperjuangkan aspirasi para pelaku usaha baru maupun pelaku usaha yang sudah ada agar terus tumbuh dan berkembang,” tambah pria kelahiram Bangsalsari, Jember itu.

Pembukaan acara juga dihadiri perwakilan Kemenperin Direktorat Jendral IKM dan Aneka Tri Harsono, Wakil Ketua DPRD, Ahmad Halim, serta Kadis Perindustrian, Bambang Saputro dan Kadis Penanaman Modal dan PTSP, Arief Tjahyono.

Perwakilan Kemenperin Dirjen IKM dan Aneka, Tri Harsono menyebutkan para pelaku IKM selama ini sangat adaptif mampu menyesuaikan diri disaat situasi tidak menguntungkan dengan usaha mereka. ”Mereka itu (pelaku IKM) sangat adaptif mampu mencari peluang-peluang yang bisa kiranya tetap survive di kondisi sulit,” katanya.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD, Ahmad Halim menilai kegiatan serupa harus juga terus digalakan oleh Pemkab Jember .”Kami (DPRD) akan selalu mendukung upaya positif yang dilakukan pemerintah kabupaten untuk mendongkrak sektor IKM,” ujarnya.

Para peserta akan mendapatkan pelatihan selama 5 hari, dari 1 Maret hingga 5 Maret 2022. Selain mendapatkan pelatihan, para peserta Bimtek juga akan dibantu untuk mendaftarkan bidang usahanya melalui OSS (Online Single Submission) untuk mendapatkan NIB (Nomor INduk Berusaha). Petugas dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Jember dilibatkan hadir di lokasi pelatihan. (rio/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.