Connect with us

Jember

Monyet Ekor Panjang Obrak-Abrik Isi Rumah Warga di Kaliwates Jember

Diterbitkan

||

Monyet Ekor Panjang Obrak-Abrik Isi Rumah Warga di Kaliwates Jember

Memontum Jember – Seekor monyet ekor panjang liar, membuat heboh warga di Perum Kebonagung Residence Blok A-7, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates. Monyet tersebut menteror dengan memasuki rumah warga setempat.

Tidak hanya itu, monyet tersebut juga mengobrak-abrik perabotan yang ada di dalam rumah. Barang-barang seperti LED televisi pemilik rumah, dibanting hingga rusak. Monyet tersebut kemudian bersembunyi di dalam ruang tamu berukuran kurang lebih 4 x 3 meter.

Mengetahui ada monyet liar mengobrak-abrik isi rumah, pemilik rumah bernama Corina kemudian menghubungi petugas Damkar dan Penyelamatan Mako Pemkab Jember. “Monyet ekor panjang itu dinilai liar, karena lokasi perumahan dekat dengan perkebunan rimbun. Mungkin karena lapar, masuk ke dalam rumah dan meresahkan pemilik rumah,” kata Anggota Mako A Damkar dan Penyelamatan Pemkab Jember, Aris Setiawan saat dikonfirmasi di sela proses evakuasi, Selasa (01/03/2022).

Baca juga :

Kata Aris, monyet ekor panjang itu dinilai liar. Karena susah dijinakkan. Bahkan saat proses evakuasi, seluruh perabotan rumah dalam ruang tamu termasuk LED TV dibanting. “Karena pemilik rumah takut, karena monyet itu ada di ruang tamu. Kemudian kami dipanggil untuk melakukan proses evakuasi. Saat akan ditangkap monyet itu lincah dan melompak ke atas rak sembunyi,” katanya.

Saat akan dievakuasi, monyet itu juga menggigit tangan petugas Damkar. “Untung kami pakai APD lengkap dan sarung tangan. Monyet ini dipancing pakai makanan tidak mau Akhirnya kita tangkap pakai kain selimut dan kami membungkusnya untuk tenang lebih dulu. Selanjutnya pelan-pelan kita elus agar agak jinak,” ucapnya.

Untuk proses evakuasi monyet butuh waktu kurang lebih setengah jam. “Karena monyetnya lompat-lompat. Jadi butuh waktu lama. Setelah kami amankan dan evakuasi. Monyet itu kita lepasliarkan di sekitar Perkebunan Kali Jompo yang sesuai dengan habitatnya. Tadi yang melakukan proses evakuasi ada 6 orang personel,” ujarnya. (rio/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.