Kabupaten Malang

Hidupkan Memori Tempo Dulu Kabupaten Malang, Dispora Gelar Event Kepanjen Djaman Mbiyen

Diterbitkan

-

BUKA: Wabup Malang saat bersama Kadispora di sela pelaksanaan pembukaan Kepanjen Djaman Mbiyen. (pemkab for memontum)

Memontum Malang – Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, membuka kegiatan Kepandjen Djaman Mbiyen yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Malang, di Halaman Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (05/12/2025) tadi.

Prosesi ceremonial yang diawali dengan penampilan Tari Remo, berhasil tampil memukau tamu undangan dan pengunjung. Turut hadir dalam acara itu, sejumlah jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, camat se-Kabupaten Malang, serta berbagai komunitas budaya dan pelaku UMKM yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan.

Sebagai rangkaian istimewa dalam Peringatan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang, kegiatan ini menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan sejarah daerah sekaligus meneguhkan langkah menuju masa depan yang lebih maju dan berkarakter.

Dalam sambutannya, Wabup Lathifah menegaskan bahwa Kepandjen Djaman Mbiyen memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah. “Kegiatan ini bukan sekadar nostalgia atau hiburan semata. Di dalamnya terdapat upaya besar untuk merawat warisan budaya, menghidupkan memori kolektif, serta memperkuat identitas masyarakat Kabupaten Malang,” katanya.

Advertisement

Dirinya menekankan, akan pentingnya kegiatan budaya sebagai pendorong ekonomi rakyat. “Melalui ruang kreatif seperti ini, UMKM kita bisa tumbuh, produk lokal bisa semakin dikenal dan ekonomi kerakyatan dapat bergerak lebih dinamis. Inilah bentuk nyata bahwa budaya dan ekonomi dapat berjalan berdampingan untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

Baca juga :

Kegiatan Kepandjen Djaman Mbiyen sendiri, mengangkat potensi lokal melalui beragam atraksi budaya, pameran produk kreatif, serta partisipasi UMKM dari berbagai wilayah. Kabupaten Malang tidak hanya kaya alam, tetapi juga memiliki kreativitas masyarakat yang patut diapresiasi dan terus dikembangkan.

Dalam rangkaian acara, suasana tempo dulu dihidupkan melalui stand-stand jadul, kuliner lawas, koleksi barang antik, hingga pertunjukan seni budaya khas Kabupaten Malang. Sebanyak 33 kecamatan turut berpartisipasi menampilkan stand jadul unik mereka, menunjukkan bahwa keberagaman menjadi kekuatan yang memperkaya identitas daerah.

Advertisement

Masyarakat juga dapat menikmati gelaran UMKM, bazar pangan murah, orkes jadul dan keroncong, serta beragam perlombaan mulai dari lomba mberot, lomba memasak, lomba foto dan video pendek Pemuda Idol, hingga pasar antikan dan klitikan. Acara ini semakin meriah dengan hadirnya guest star campursari.

Wabup Lathifah mengajakan untuk merawat budaya sebagai pilar utama pembangunan. “Budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi harus menjadi tuntunan. Dari budaya lah kita belajar nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi membangun Kabupaten Malang yang lebih maju, berprestasi, dan sejahtera. Dengan gotong royong dan semangat kreatif, saya yakin Kabupaten Malang akan terus berdaya,” tambahnya.

Usai memberikan sambutan, Wabup Lathifah Shohib bersama jajaran meninjau seluruh stand yang ada di kegiatan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memberikan apresiasi langsung kepada peserta, pelaku UMKM, komunitas budaya, serta perwakilan kecamatan yang telah berkontribusi menyukseskan gelaran Kepandjen Djaman Mbiyen.

“Budaya bukan hanya untuk dilihat, tetapi menjadi tuntunan dan inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat gotong-royong dan kreativitas masyarakat, saya yakin Kabupaten Malang akan terus tumbuh berdaya dan sejahtera,” imbuhnya. (pro/gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas