Kota Malang

Investasi Kota Malang Tunjukkan Tren Positif, Rp 2,3 Triliun Jadi Target

Diterbitkan

-

Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Iklim investasi di Kota Malang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2024 ini. Bahkan, di triwulan ketiga sudah melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa di triwulan ketiga itu sudah mencapai Rp 2,06 triliun. Angka itu, telah melebihi dari target Rp 1,4 triliun.

“Optimis hingga akhir Desember 2024 ini, nantinya bisa menyentuh Rp 2,3 triliun. Angka itu, pun merupakan perhitungan rasional dan tidak berlebihan,” kata Arif, Sabtu (30/11/2024) tadi.

Menurut Arif, sektor makanan seperti restoran, kedai dan kafe menjadi pendorong utama peningkatan investasi, disusul oleh sektor perumahan yang mulai bergeliat kembali. Hal ini, juga menjadikan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) lebih dominan dibandingkan Penanaman Modal Asing (PMA), yang realisasinya masih di bawah Rp 1 miliar.

Advertisement

Baca juga :

“Selama setahun ini belum ada perusahaan asing yang langsung berinvestasi, kecuali hanya melalui penyertaan modal,” ujarnya.

Kendati demikian, Arif menegaskan bahwa pihaknya tetap berupaya mendorong investasi asing, khususnya di sektor perhotelan dan rumah makan, dengan memberikan kemudahan dalam proses perizinan.

Dengan lonjakan investasi yang signifikan, Disnaker-PMPTSP berharap dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja baru. Selain itu, Arif mengungkapkan pihaknya tengah menyusun Peta Investasi untuk tahun 2025, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak investor dan meningkatkan nilai investasi di masa depan.

“Tahun depan, target minimalnya harus sama atau lebih tinggi. Kalau turun, artinya ada yang tidak beres, misalnya banyak pengusaha yang gulung tikar,” imbuh Arif. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas