Lumajang
Jembatan Gladak Perak Lumajang Jadi Spot Dadakan Pemudik

Memontum Lumajang – Jembatan Curah Kobokan atau lebih dikenal sebagai Jembatan Gladak Perak, menjadi spot wisata dadakan di Kabupaten Lumajang, saat libur lebaran. Bahkan, seiring telah rampungnya pembangunan, saat libur lebaran para pemudik maupun masyarakat Lumajang, nampak memadati jembatan yang beberapa waktu lalu telah dibuka untuk uji publik.
“Saya sengaja berhenti di sini, karena penasaran jembatan baru ini. Alhamdulillah, sekarang kalau pulang ke Lumajang dari Malang, tidak perlu mutar lagi,” terang salah satu pemudik asal Kabupaten Malang, Yanti, Senin (24/04/2023) tadi.
Ramainya masyarakat yang memilih berhenti untuk sekedar berswafoto maupun istirahat sejenak, dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengais pundi-pundi rejeki. Hal tersebut, seperti yang diungkapkan oleh salah satu penjual Sosis Bakar, yang mengaku mendapatkan keberkahan Idul Fitri dengan adanya Jembatan Gladak Perak, yang baru ini.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Sekarang ramai, omset penjualan bertambah. Alhamdulillah berkah jembatan baru di Idul Fitri ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumberwuluh, Sulhan, menjelaskan bahwa sejak pertama kali dibuka untuk diuji publik, jembatan yang dibangun menggantikan jembatan lama yang hancur diterjang erupsi Semeru pada akhir 2021 lalu, selalu ramai dipadati masyarakat. Untuk mengurai lalu lalang kendaraan, melibatkan Satgas Keamanan Desa (SKD).
“Dibukanya Gladak Perak, membuat masyarakat merasa senang dan antusias bisa lewat. (pro/adi/sit)
















