Blitar
Kebakaran Swalayan di Blitar, Diduga Sabotase, Polisi Temukan Sejumlah Bukti

Memontum Blitar — Pasca kebakaran swalayan Delta milik Yusuf, Senin (2/4/2018), petugas Satreskrim Polres Blitar Kota langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Swalayan Delta, dusun Kambingan Desa Dayu Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Selasa (3/4/2018).
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, hasil olah TKP petugas menemukan banyak kejanggalan dalam peristiwa kebakaran tersebut. Diantaranya petugas menemukan barang dagangan swalayan berupa susu bubuk kemasan karton serta rokok yang berceceran dibelakang swalayan. menemukan tangga, linggis, palu, dan tali tambang di belakang swalayan. Hal itu menguatkan dugaan jika sebelum kebakaran terjadi, ada orang yang masuk ke swalayan itu lewat belakang.
“Di belakang swalayan ditemukan beberapa barang, seperti tangga, tali dan linggis. Lalu ada juga barang dagangan yang kondisinya masih bersih tidak ada bekas terbakar berceceran di area persawahan di belakang swalayan. Sekarang semuanya sudah dibawa petugas,” kata Heri Sugiono, Selasa (3/4/2018).
Lebih lanjut Heri menyampaikan, selain itu kondisi ventilasi kamar mandi di bagian belakang swalayan juga terlihat jebol. Dengan pecahan beton bekas ventilasi berserakan di sawah belakang swalayan.
“Semua barang bukti kami amankan untuk penyelidikan”, tandas Kasatreskrim Polres Blitar Kota. Swalayan Delta di dusun Kambingan Desa Dayu Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ludes terbakar, Senin (2/4/2018). Belum diketahui persis penyebab kebakaran. Namun kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai 2,5 miliar.
Kejadian kebakaran tersebut, pertama kali diketahui Mujib (43), warga setempat yang kebetulan sedang berada di depan rumahnya, Senin (2/4/2018) sekitar pukul 23.30. Saat itu saksi melihat kepulan asap keluar dari bagian belakang swalayan Delta. Saat kebakaran swalayan tersebut dalam kondisi terkunci, bahkan warga sempat mendobrak pintu untuk menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. (jar/nay)
















