Kabupaten Malang
Kedatangan Presiden Disambut Spanduk Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Memontum Malang – Presiden RI Joko Widodo melihat langsung situasi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, pasca tragedi yang membuat 131 orang meninggal dunia. Kedatangan Presiden Jokowi, pun langsung disambut masyarakat dengan membentangkan spanduk bertuliskan ‘Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan’.
Tokoh Kepanjen, Kabupaten Malang, Muhammad Sulaiman Wahyu Adi, yang ikut membentangkan spanduk menjelaskan bahwa pihaknya membentangkan spanduk untuk menyuarakan nasib Aremania dan masyarakat Kabupaten Malang, yang menjadi korban. “Saya melihat wakil rakyat di gedung DPRD Kabupaten Malang, kurang lantang menyuarakan. Padahal, ini nasib dari masyarakat Kabupaten Malang,” tegas Sulaiman, Rabu (05/10/2022) tadi.
Baca juga:
- THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat
- Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur
- Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD
- Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan
- DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Sulaiman menjelaskan, seharusnya DPRD Kabupaten Malang, bersuara lantang, mendorong tragedi Kanjuruhan diusut tuntas. “Kejadian ini karena gas air mata, bukan yang lain. Sebab pada tahun 2018 pernah terjadi. Tapi, ini terjadi lagi dan karena gas air mata. Jadi saya berharap, DPRD sebagai wakil rakyat khususnya Kabupaten Malang, ikut bicara dengan lantang dan keras,” ujarnya.
Sulaiman menambahkan, dirinya berharap tragedi Kanjuruhan benar-benar diusut tuntas. “Harapan saya, benar-benar ditemukan oknum yang bertanggung jawab melakukan penembakan atau pelemparan gas air mata. Karena justru karena ini, yang menyebabkan banyak korban. Suporter yang tidak tahu apa-apa, berusaha ingin mengamankan namun justru tidak bisa,” ujar Sulaiman. (sit)
















