Connect with us

SEKITAR KITA

Ketua TP PKK Trenggalek Dikukuhkan sebagai Director of Media and Public Relationship Womenpreneur Indonesia Network

Diterbitkan

||

Ketua TP PKK Trenggalek Dikukuhkan sebagai Director of Media and Public Relationship Womenpreneur Indonesia Network
HADIRI: Novita Hardiny saat menghadiri Womenpreneur Indonesia Network yang digelar di Denpasar Bali.

Memontum Trenggalek – Novita Hardiny yang sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, resmi dikukuhkan sebagai Director of Media and Public Relationship dalam Womenpreneur Indonesia Network (WIN). Womenpreneur Indonesia Network sendiri, merupakan platform bersama untuk pemberdayaan dan penguatan jaringan kewirausahaan perempuan di tanah air yang bertujuan mendukung sustainable development goals (SDG’s), selaras serta berjejaring aktif dengan lembaga internasional sebagai bagian dari komunitas global.

WIN merupakan besutan dari ICSB, Kementerian PPPA, BKKBN dan IHC. Peresmian tim kerja Womenpreneur Indonesia Network, digelar di Denpasar Bali, Senin (31/01/2022) kemarin. Dalam kesempatan itu, juga hadir Kementerian Pemberdayaan Perempuan serta Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Dikonfirmasi terkait hal itu, istri Bupati Trenggalek ini mengatakan peran pengusaha perempuan sangat penting dipahami. “WIN sadar sebagai seorang perempuan pengusaha, sangat penting untuk dipahami bahwa tidak hanya mencapai pertumbuhan bisnis yang sehat secara berkesinambungan dan optimal. Tetapi juga, sehat jasmani dan rohani,” ucapnya, Selasa (01/02/2022) pagi.

Baca juga:

Dikatakan Novita, tujuan WIN adalah mendukung pencapaian kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan sebagaimana poin ke-5 SDG’s. “Yaitu, memberikan akses yang sama di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan yang layak maupun keterwakilan dalam proses pengambilan keputusan politik dan ekonomi,” imbuhnya.

WIN juga berupaya menguatkan leadership dan entrepreneurship perempuan Indonesia, termasuk dalam penerapan good corporate governance, kemampuan manajemen usaha, penggunaan digital dalam usaha, serta pengelolaan keuangan. “Pendekatan holistik ini harus dididik dan disosialisasikan secara intensif, sehingga womenpreneur Indonesia siap bertransformasi menjadi perempuan pengusaha Indonesia yang handal,” terang ibu tiga anak ini. Sementara itu, Diah Yusuf sebagai chairwoman dinilai telah melakukan gebrakan baik dalam menyatukan sumber daya manusia yang dirasa memiliki energi yang sama dalam pemberdayaan perempuan Indonesia. “Selain itu, WIN memiliki sumberdaya strategis yang telah diberi mandat untuk melaksanakan program kerja tahun 2022 dalam menjalankan visi misi WIN guna pencapaian SDG’s. Termasuk board of advisor yang sangat kompeten sebagai pembina jalannya program kerja tahun ini,” paparnya. (mil/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.