Connect with us

Politik

Komisi D DPRD Tulungagung Usulkan Kawasan Pegunungan seperti Sendang Dibuat Jalan Beton

Diterbitkan

||

Komisi D DPRD Tulungagung Usulkan Kawasan Pegunungan seperti Sendang Dibuat Jalan Beton

Memontum Tulungagung – Komisi D DPRD Kabupaten Tulungagung memberikan masukan positif terhadap sejumlah jalan rusak di daerah yang sebagian besar adalah kawasan atau wilayah pegunungan. Selain menyoroti banyaknya jalan yang rusak, dewan juga mengusulkan agar peningkatan atau pembangunan jalan, untuk kedepannya dibuat beton.

Anggota Komisi D DPRD Tulungagung, Ir Gandi Wardoyo, mengungkapkan saat mulai pengerjaan nanti, atau sekitar Juli hingga September, pengerjaan dengan sistem beton sudah mulai dilakukan. Tentunya, itu juga tidak sampai molor dalam setiap pengerjaan.

“Saya berharap seperti di Sendang, karena ini jalannya adalah pegunungan, maka saya tidak berharap dibuat aspal atau hotmix,” ungkap Ir Gandi Wardoyo, Kamis (23/06/2022) tadi.

Dengan dibuat beton, tambahnya, maka jalan akan mampu bertahan lebih lama dibandingkan jalan aspal. Apalagi, karakteristik atau kontur tanah di kawasan itu, juga berbeda dengan non pegunungan.

“Usulan saya ini, harapannya adalah sekali bangun bisa dinikmati puluhan tahun. Sehingga, tidak sering benah-benah karena jalan yang rusak,” jelasnya.

Pria yang juga Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Tulungagung ini mengungkapkan, jumlah realisasi pengerjaan jalan pasca pandemi cukup signifikan. Sejak Covid-19 reda, penambahan untuk sarana prasarana jalan ini sudah sekitar 50 persen. Sekarang, ini bisa diperkirakan hingga 150 persen.

“Cuma pelaksanaan untuk saat ini, jangan berharap Juni sudah mulai. Mungkin sekitar akhir Juli hingga Agustus, karena mayoritas pekerjaan yang besar-besar semua butuh lelang,” bebernya.

Baca juga :

Politisi Partai Nasdem ini menambahkan, saat ini mungkin sudah ada yang selesai lelang. Bahkan, ada yang baru perencanaan belum selesai, karena disebabkan perubahan anggaran untuk recofusing. Selain itu, tahun kemarin ada yang sudah tidak layak, ada pertimbangan saat hearing telah tersampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Perihal lokasi jalan rusak, Gandi tidak hafal secara detail. Namun, khusus di Kecamatan Sendang, dirinya sedikit banyak mengetahui titik-titiknya. Nilai anggaran perbaikan yang sedikit besar seperti di Desa Kedoyo, Picisan, Nyawangan hingga Desa Ngluntung.

“Ada juga Jembatan Dono, ini kalau nilanya besar ada di 10 titik di Sendang,” bebernya.

Dirinya menambahkan, perihal anggaran total yang di Sendang, diperkirakan itu Rp 12 miliar. Oleh sebab itu, pihaknya mendesak kepada dinas terkait untuk bisa mengoptimalkan rencana kerja (Renja), supaya akses jalan di Kecamatan Sendang bisa baik. Yang mana notabene, banyak wisata yang bisa memudahkan wisatawan.

“Kita berharap Renjanya PU bisa optimal,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Aris Wahyudiono SSTP, menambahkan bahwa harapan dari dinas, jika wilayah Sendang nantinya bisa seperti di Kota Batu. Selain suhunya enak, juga ada desa wisata. Seperti di Origreen, Jurang Senggani, Pesantren Argowilis.

“Sarana dan prasarana, ini memang yang paling utama. Karenanya, ini akan dikoordinasikan kembali,” ujarnya. (jaz/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.