Berita Nasional

Kunjungi MPP Merdeka Kota Malang, Stafsus Wapres RI berharap Layanan Bisa Berbasis Digital

Diterbitkan

-

DISKUSI: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, Staf Khusus Wakil Presiden RI, Gatot Priyo Utomo, Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Rahman Nurmala (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menerima kunjungan kerja dari Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden RI, Gatot Priyo Utomo, terkait dengan diskusi Pelaksanaan Pelayanan Publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka Kota Malang, Jumat (01/09/2023) sore.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Stafsus Wakil Presiden RI, Gatot Priyo Utomo, melakukan pemantauan agar ke depan layanan yang ada di MPP Merdeka Kota Malang dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat, yaitu dengan berbasis digital. “Kami upayakan agar MPP di semua daerah itu sebisa mungkin bisa terintegrasi dalam sistem MPP digital. Seperti misalnya untuk SIM, atau paspor, itu semua bisa diakses dan dilayani dalam MPP Digital. Jadi meningkatkan baik itu kecepatan, kemudahan, maupun predict ability (kemungkinan tahapanya),” kata Gatot, seusai mengikuti kegiatan.

Pihaknya menilai, jika MPP Merdeka Kota Malang, ini memiliki potensi besar untuk masuk dalam tahap selanjutnya dari penerapan MPP Digital selain 21 daerah yang sudah menerapkan. Karena menurutnya, di Kota Malang ini memiliki tingkat literasi digital yang cukup baik.

“Kami melihat bahwa di samping 21 daerah yang sekarang menjadi pilot. Kota Malang ini punya potensi besar, karena yang pertama kita akan bisa mendapatkan pelajaran yang lebih kaya ketika ini diterapkan pada daerah dengan tingkat literasi digital yang baik. Termasuk bukan hanya terkait masukan terhadap kualitas aplikasinya. Tapi juga coverage layanannya nanti. Bahkan inovasi baru apa saja yang bisa kami lakukan di masa depan yang berasal dari masukan yang kita dapatkan dari masyarakat ini,” jelasnya.

Advertisement

Kemudian, pihaknya juga menyampaikan jika dalam meningkatkan pelayanan MPP Merdeka Kota Malang, sosialisasi harus terus digencarkan. Sehingga, tidak hanya satu tenant yang ramai akan pengunjung, namun merata diseluruh tenant yang telah tersedia.

Baca juga :

“Saya tadi mencatat bahwa Disdukcapil adalah tenant yang paling ramai di MPP Merdeka ini. Karena dukcapil yang paling ramai itu, mungkin perlu diintegrasikan sosialisasi dari dukcapil dulu. Untuk bisa menginformasikan layanan lainnya yang ada di MPP ini. Jadi apakah nanti berbentuk brosur, atau apa, yang nanti dideliver dari dukcapil ini. Karena kan banyak masyarakat yang datang ke Dukcapil ini,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan jika peningkatan pelayanan kepada masyarakat difabel dan masyarakat rentan juga harus diberikan. Walaupun, di MPP Merdeka sudah tersedia tempat bermain anak.

Advertisement

“Ini memang sudah ada tempat bermain anak, jadi pasti ramah anak. Tinggal nanti ditransformasikan untuk layanan difabel yang akan kita bangun juga liftnya. Saya rasa sudah cukup tinggal peningkatannya saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan jika kesiapan pada MPP Kota Malang saat ini yaitu sedang dalam menyempurnakan sarana dan prasarana yang ada. Kemudian, juga mengenai penerapan digitalisasi MPP.

“Kalau ngobrol dengan stafsus, di tahun depan sebagian sudah bisa diimplementasikan. Makanya kita juga bersyukur sekali. Apa yang kita bangun versi digital dan versi hard fisik yang seperti kita lihat ini bisa semakin sinkron,” tambah Erik.

Lebih lanjut, ditambahkan jika ada beberapa pekerjaan rumah yang akan ditindaklanjuti, yaitu bagaimana agar masyarakat bisa lebih mengenal MPP Merdeka Kota Malang.

Advertisement

“Kalau MPP Merdeka kita ini baru berumur dua tahun. Ramayana sudah berpuluh tahun. Jadi ingin mengubah mindset orang kalau lewat sini bilangnya bukan mal Ramayana tapi MPP Merdeka,” ujarnya. (rsy/sit)

Advertisement
Lewat ke baris perkakas