Hukum & Kriminal
Mitigasi Covid-19 di Lingkungan Kerja, Kapolres Situbondo Proaktif Testing dan Tracing Anggota

Memontum Situbondo – Seiring dengan meningkatnya jumlah warga terpapar atau positif Covid-19, Polres Situbondo proaktif dan rutin melakukan upaya mitigasi penyebaran Covid-19, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan memberlakukan Aplikasi PeduliLindungi saat masuk ke Mapolres.
Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, menjelaskan bahwa Polres Situbondo sejak satu setengah bulan terakhir sebelum Covid-19 menanjak, sudah melakukan testing dan tracing pro aktif kepada seluruh personil Polres dan Polsek Jajaran. Ini dilakukan, sebagai wujud deteksi dini mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja. Tujuannya, demi menjaga kesehatan personil agar bisa dilakukan treatment sedini mungkin.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Lebih lanjut Kapolres memaparkan, bahwa upaya deteksi sejak dini dilakukan Polres Situbondo, sebagai bentuk kewaspadaan. Secara terbuka melakukan testing dan tracing proaktif secara rutin. “Apabila ada anggota yang terdeteksi atau merasakan gejala ringan seperti flu, batuk ataupun demam ringan segera dilakukan treatment oleh Bag SDM dan Si Dokkes untuk kecepatan pemulihan kesehatan anggota. Tentunya, dengan pantauan kondisi hariannya maupun secara virtual,” ujarnya, Selasa (22/02/2022).
Begitupun juga vaksinasi booster bagi seluruh anggota Polres dan Polsek jajaran, sudah mencapai 100 persen. Sehingga, hal ini menambah ketahanan tubuh terhadap paparan Covid-19 dan juga salah faktor tingkat pulih anggota menjadi lebih cepat. Hal ini juga sebagai bukti bahwa vaksinasi benar-benar efektif untuk mencegah Covid-19.
“Polri adalah salah satu garda terdepan dalam penangangan Covid-19, karena tugasnya yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sehingga sebagai upaya mitigasi dan deteksi dini dilakukan testing dan tracing proaktif secara rutin demi kesehatan dan keselamatan anggota,” ujarnya.
Selain itu, AKBP Andi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak takut atau panik.Serta bersikap terbuka apabila ada petugas Satgas Covid-19 melakukan testing dan tracing karena itu adalah upaya pencegahan sehingga cepat diambil tindakan untuk dilakukan treatment dan isolasi sehingga tidak meluas penyebarannya.
“Kami harapkan masyarakat yang merasakan gejala ringan seperti batuk, flu dan demam memberanikan diri untuk dilakukan testing dan tracing sehingga dengan cepat diambil tindakan pencegahan agar tidak meluas. Sesuai anjuran pemerintah mewaspadai Omicron diharapkan masyarakat tetap disiplin Prokes dan ikut vaksinasi lengkap,” ujarnya. (her/gie)
















