Berita Nasional
Nikmati Pesona Kota Malang di Malam Hari, Menparekraf Lari Malam Lintasi Rute Heritage hingga Simpang Balapan

Memontum Kota Malang – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Uno, melihat potensi luar biasa dari kolaborasi Wisata Heritage Kota Malang. Hal tersebut dilakukan, setelah dirinya bersama Wali Kota Malang, Sutiaji dan Komunitas Lari Malang Raya (Kolamara), menggelar Malang Night Run, Sabtu (15/04/2023) malam.
Lari malam sepanjang 5 kilometer, ini mengambil start dari kawasan Kayutangan Heritage. Di sini, Sandiaga Uno menyaksikan langsung antusiasme warga Kota Malang yang sedang berakhir pekan di kawasan tersebut.
Tidak hanya dipadati warga yang berjalan-jalan selepas tarawih, Kayutangan Heritage pada Sabtu malam, juga diwarnai penampilan pemusik, berbagai komunitas dan warga yang sedang olah raga. Sinergi antara wisata dan olah raga, menurut Sandiaga bisa menjadi sebuah daya tarik keunggulan Kota Malang.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Kalau dilihat ini bisa dikembangkan event pariwisata olahraga, karena ini kota wisata dan masyarakatnya juga senang berolahraga, kalau digabungkan pariwisata berbasis olahraga,” ujar Sandiaga Uno.
Wali Kota Malang, Sutiaji, merespon positif saran dan masukan yang diberikan Sandiaga terkait pengembangan Kayutangan Heritage ke depannya. “Ini terima kasih masukan Mas Menteri, karena ini kan masih terus dalam pembenahan ya, jadi tidak bisa instan, terimakasih dan memang harus. Termasuk nanti kalau sudah punya lahan parkir, kita sterilkan,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Selain melintasi kawasan Kayutangan, Sandiaga dan Sutiaji beserta puluhan peserta Malang Night Run juga melintasi kawasan bersejarah Alun-Alun Tugu, Balai Kota Malang dan Jalan Ijen sebelum finish di kawasan Simpang Balapan. (hms/gie)











