Kabupaten Malang
Optimalkan Capaian Vaksinasi, Dinkes Kabupaten Malang Bidik Vaksinasi Door to Door hingga Rangkul Semua Elemen

Memontum Malang – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan terus berupaya melakukan percepatan capaian vaksinasi. Salah satunya yang kini tengah digelorakan, yakni vaksinasi door to door di seluruh wilayah di Kabupaten Malang.
Hal tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Mursyidah, bahwa pelaksanaan vaksinasi door to door sudah dilakukan sejak Sabtu (23/07/2022) lalu. “Vaksin door to door sudah jalan sejak Sabtu kemarin. Kita bermitra dengan rumah sakit dan kita juga mencoba bermitra dengan pengusaha. Tujuannya, supaya herd immunity di masyarakat terus mengalami peningkatan,” kata Mursyidah kepada Memontum.com, Senin (25/07/2022) tadi, disela pencanangan Kabupaten Malang bebas pasung.
Baca Juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Dirinya juga meminta, supaya media massa juga kembali dan tidak henti-hentinya ikut mengingatkan masyarakat akan pentingnya vaksin bagi kesehatan. Termasuk, hingga vaksinasi booster. “Media juga kami minta untuk berkontribusi mengingatkan masyarakat, agar semakin sadar. Vaksin door to door ini sudah dilakukan di 33 kecamatan dan akan terus dilakukan secara kontinuew,” imbuhnya.
Mursyidah juga memaparkan, bahwa capaian vaksinasi di Kabupaten Malang, sampai saat ini sudah 87 persen. Angka itu, adalah angka prosentase secara keseluruhan.
“Khusus vaksinasi Lansia, untuk angkanya memang masih rendah. Sedangkan capaian vaksinasi booster, rata-rata sudah mencapai dia atas 24 persen. Semoga dengan vaksinasi door to door, bisa mendorong tercapainya herd immunity,” jelasnya.
Dijelaskan, dalam pelaksanaannya vaksinasi door to door, juga melibatkan seluruh elemen masyarakat. Seperti halnya organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Malang. “Kita terus bergerak bersama dan semoga persoalan vaksin bisa terselesaikan dengan cepat dan tepat,” terangnya. (cw1/gie)
















