Kabupaten Malang
Optimalkan Capaian Vaksinasi, Dinkes Kabupaten Malang Bidik Vaksinasi Door to Door hingga Rangkul Semua Elemen

Memontum Malang – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan terus berupaya melakukan percepatan capaian vaksinasi. Salah satunya yang kini tengah digelorakan, yakni vaksinasi door to door di seluruh wilayah di Kabupaten Malang.
Hal tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Mursyidah, bahwa pelaksanaan vaksinasi door to door sudah dilakukan sejak Sabtu (23/07/2022) lalu. “Vaksin door to door sudah jalan sejak Sabtu kemarin. Kita bermitra dengan rumah sakit dan kita juga mencoba bermitra dengan pengusaha. Tujuannya, supaya herd immunity di masyarakat terus mengalami peningkatan,” kata Mursyidah kepada Memontum.com, Senin (25/07/2022) tadi, disela pencanangan Kabupaten Malang bebas pasung.
Baca Juga :
- Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus
- Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata
- Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP
- Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka
- Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta ‘Diskon’ Hukuman
Dirinya juga meminta, supaya media massa juga kembali dan tidak henti-hentinya ikut mengingatkan masyarakat akan pentingnya vaksin bagi kesehatan. Termasuk, hingga vaksinasi booster. “Media juga kami minta untuk berkontribusi mengingatkan masyarakat, agar semakin sadar. Vaksin door to door ini sudah dilakukan di 33 kecamatan dan akan terus dilakukan secara kontinuew,” imbuhnya.
Mursyidah juga memaparkan, bahwa capaian vaksinasi di Kabupaten Malang, sampai saat ini sudah 87 persen. Angka itu, adalah angka prosentase secara keseluruhan.
“Khusus vaksinasi Lansia, untuk angkanya memang masih rendah. Sedangkan capaian vaksinasi booster, rata-rata sudah mencapai dia atas 24 persen. Semoga dengan vaksinasi door to door, bisa mendorong tercapainya herd immunity,” jelasnya.
Dijelaskan, dalam pelaksanaannya vaksinasi door to door, juga melibatkan seluruh elemen masyarakat. Seperti halnya organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Malang. “Kita terus bergerak bersama dan semoga persoalan vaksin bisa terselesaikan dengan cepat dan tepat,” terangnya. (cw1/gie)
















