Kota Batu

Pembangunan di Kota Batu Tak Pedulikan Ekologi

Diterbitkan

-

Pembangunan di Kota Batu Tak Pedulikan Ekologi

Terpisah, Sudarno Dirut Good Goverment Activator Aliance (GGAA) Jatim berharap jika ini saatnya Pemerintah Kota Batu memperhatikan pembangunan yang berbasis perubahan iklim dan lingkungan. Komunitas Nawak Alam membuktikan jika pemerintah perlu berfikir untuk melaksanakan sistem yang komprehensif atau holistik, lintas sektor, berjangka panjang, serta dinamis. Tidak parsial dan hal ini juga sangat penting untuk di masukkan dalam kebijakan publik jangka menengah dalam hal ini RPJMD. Sehingga nantinya bisa menjadi referensi utama yang tepat bagi semua SKPD yang ada di Pemkot Batu dalam menyusun rencana resmi daerah (renstra) maupun rencana kerja (renja).

” Pemerintah juga harus tegas mengimplementasikan atas nilai dan kebijakan dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang dibahas dalam Apeksi kemarin, ” paparnya.

Maka, tambah Sudarno, pemerintah dalam hal ini eksekutif dan legislatif harus sangat tegas untuk mengendalikan arah kebijakan agar mampu memberikan upaya dukungan atas perubahan iklim yang ada di Kota Batu ini.

Kasus atas terjadinya penebangan pohon oleh pihak swasta jangan sampai terjadi kembali, perubahan tata ruang harus dijaga ketat, perhutani harus bersinergi yang baik dengan pemerintah dalam pengelolaan kawasan hutannya sehingga tidak menimbulkan bencana yang sangat membahayakan masyarakat.

Advertisement

“Bagaimana pun, Kota Batu adalah hulu atas ekosistem yang ada dari beberapa kota/ kabupaten terutama yang dilintasi oleh sungai Brantas, “ungkapnya.

Ini, tegas Sudarno, adalah momentum, dimana wali kota yang baru bisa memberikan arti, tentunya membawa harapan baru. Untuk anggota legislatif yang akan running pada pileg yang akan datang juga perlu menunjukkan komitmennya terkait dengan lingkungan agar dipercaya oleh masyarakat menjadi wakilnya kembali

Laman: 1 2 3 4

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas