Jember
Pemkab Jember Komitmen Integrasikan Kebijakan Pembangunan Responsif Gender

Memontum Jember – Wakil Bupati Jember, KH MB Firjaun Barlaman, membuka pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) Penguatan Integrasi Gender dalam RPJMD 2025-2029, melalui Pendekatan Program Kesehatan Reproduksi, Kekerasan Berbasis Gender, Kesiapsiagaan Bencana dan Kepemimpinan Perempuan 2025, Rabu (12/02/2025) tadi.
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan. “Dapat kami laporkan pula, bahwa angka perkawinan anak di Jember mengalami penurunan pada 2023 sebanyak 1.362 kasus, sedangkan pada tahun 2024 ada sebanyak 512 kasus,” katanya.
Baca juga :
Namun demikian, ujarnya, Pemkab Jember masih memiliki beberapa tantangan pembangunan dalam hal pengarusutamaan gender. “Melalui kegiatan bimbingan teknis hari ini, kami harapkan para peserta dapat menyusun anggaran yang responsif gender, mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender secara inklusif. Serta mengelola program-program yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi, perlindungan terhadap kekerasan berbasis gender dan kesiapsiagaan bencana,” lanjutnya.
Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, ungkap Wabup Jember, pihaknya optimis mewujudkan kebajakan yang responsif. “Insnyaallah kita dapat mewujudkan kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan semua pihak. Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan hari ini,” tambahnya. (kom/rio/gie)
















