Kota Malang
Pemkot Malang Dorong Percepatan Penerbitan SLHS Dapur SPPG

Memontum Kota Malang – Sebanyak 13 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang, hingga saat ini masih berproses pengajuan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS). Kondisi tersebut, menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kota Malang agar penyediaan makanan bagi penerima manfaat tetap aman dan higienis.
Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang, Muhammad Athoillah, menyampaikan bahwa seluruh SPPG saat ini belum mengantongi SLHS. Diharapkan dalam waktu satu bulan proses pengajuan dapat cepat terselesaikan.
“Masih proses pengajuan. Kami akan mempercepat proses dan berkoordinasi dengan Pak Wali. Harapannya, satu bulan ke depan sudah selesai,” ujar Athoillah, Sabtu (04/10/2025) tadi.
Menurutnya, jumlah penerima manfaat program tersebut mencapai 29 ribu orang, dengan target setiap SPPG melayani sekitar 3 ribu siswa. “Target kita sesuai arahan, ada 85 SPPG. Saat ini baru berjalan 13,” katanya.
Baca juga :
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan bahwa SLHS hanya bisa diterbitkan jika penyelenggara memenuhi sejumlah tahapan. Seperti, memiliki pelatihan penjamah makanan di SPPG.
“Kemudian juga ada inspeksi kesehatan lingkungan oleh Puskesmas, serta pemeriksaan laboratorium di LAPKESDA, baik fisik maupun mikrobiologi,” ucap Husnul.
Setelah tahapan tersebut dipenuhi, Dinkes akan memberikan rekomendasi sebelum SLHS diajukan ke perizinan. Namun, Husnul menegaskan sertifikat bisa saja dicabut apabila ditemukan pelanggaran. “Misalnya penjamah makanan tidak menerapkan hasil pelatihan, hasil inspeksi menurun, atau kualitas air tidak memenuhi standar. Kalau tidak ada perbaikan, SLHS bisa dicabut,” tegasnya.
Husnul juga menambahkan, apabila terbukti ada kasus keracunan akibat makanan dari penyelenggara, Dinkes akan melakukan investigasi dan identifikasi sebelum mencabut sertifikat. “Jumat nanti, akan ada pelatihan penjamah makanan. Ada yang digelar di kantor Dinas, ada juga langsung di lokasi SPBG,” imbuh Husnul. (rsy/sit)












