Kota Malang
Pemkot Malang Gandeng Disabilitas Beri Kesempatan Kerja

Memontum Kota Malang – Pemenuhan fasilitas bagi para penyandang disabilitas di Kota Malang, terus dimaksimal. Hal itu dibuktikan Pemkot Malang, melalui Dinas Sosial (Dinsos P3AP2KB), yang bekerjasama dengan salah satu hotel di Kota Malang, dalam memberikan kesempatan kerja.
Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika para penyandang disabilitas tentunya memiliki hak yang sama dengan masyarakat pada umumnya. Sehingga, kesempatan kerja itu bisa diberikan kepada siapa saja.
“Kami terus memberikan fasilitas kepada anak-anak istimewa dan kami terus menerus berbenah karena seluruh anak istimewa tentunya mempunyai kemampuan yang luar biasa,” jelas Wali Kota Sutiaji, seusai mengikuti kegiatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, Selasa (13/12/2022) siang.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Menurutnya, di Kota Malang sendiri ada sejumlah 2.729 penyandang disabilitas. Sehingga, pemenuhan fasilitas pelayanan publik, seperti trotoar, hingga pendampingan, dan penguatan literasi bagi mereka terus diberikan.
“Fasilitas pelayanan, pendampingan dan penguatan literasi terus diberikan. Sehingga anak tetap mempunyai semangat, jangan sampai mempunyai rasa pesimis, terutama pendampingan yang kita lakukan,” lanjutnya.
Dalam kegiatan itu, kesempatan kerja yang telah diberikan oleh salah satu hotel dan Pemkot Malang itu, yakni kepada empat orang penyandang disabilitas. Diharapkan, kedepan berbagai sektor usaha maupun OPD Kota Malang, juga bisa memberikan kesempatan yang sama.
“Kesempatan kerja terus diberikan. Di kami juga ada porsinya, di Kominfo, di Dinsos, dan dinas lainnya. Saya kira yang lain bisa mencontoh untuk memberikan kesempatan kerja ini,” katanya. (rsy/sit)











