Kabupaten Malang
Perempuan Berkerudung Diduga Curi Rp 135 Juta Pondok Pesantren Singosari

* Terekam CCTV
Memontum Malang —Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ishlahiyah, Singosari Kabupaten Malang disatroni maling perempuan berkerudung. Pasalnya aksi pencurian tersebut dengan membawa tas ransel dan mengendap-endap masuk di salah satu ruangan Ponpes dan aksinya terekam kamera CCTV.
Rekaman CCTV itu beredar di media sosial, grup fesbuk dan menjadi viral. Pihak korban, cucu pendiri Ponpes Al Ishlahiyah, Ahsani F. Rahman saat dihubungi membenarkan adanya aksi pencurian.
“Ya benar. Kami sudah melaporkan ke pihak pihak yang berwajib (Polsek Singosari–red), ” ungkap Gus Sani–sapaan akrabnya.
Gus Sani lalu menjelaskan, aksi pelaku dilakoni di kantor pondok putri. Kondisinya saat kejadian, pintu kantor tidak terkunci. Ada santri lain di sekitar area kantor.
“Pelaku itu bukan santri sini, jika dilihat di rekaman CCTV, pelaku sempat mengawasi kondisi sekitar dan masuk dengan mengendap-endap. Pelaku berhasil membawa kabur uang sebesar Rp 135 juta,” ulasnya.
Kapolsek Singosari Kompol Untung Bagyo Riyanto mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan kejadian pencurian sejumlah uang tersebut, Rabu (13/2/2019) sore.
“Betul kami terima laporan pihak korban. Saat ini kami lakukan penyelidikan tentang kasus ini,” urai Untung, mantan Kapolsek Gondanglegi kepada Memontum.com.
Walau diduga wanita itu terekam CCTV, Kompol Untung, tidak dapat menarik kesimpulan bahwa wanita tersebut dipastikan pelaku. Namun, informasi saksi dan hasil olah TKP, pelaku ditengarai ada 2 orang.
Sebelum adanya aksi, seorang pria naik motor berboncengan dan turun depan Ponpes. Kemudian seorang perempuan memasuki ponpes. Aksi wanita inilah yang terekam CCTV berdurasi 15 menitan.
Seolah memahami situasi sekitar, sang wanita memasuki kantor. Seolah tahu titik sasaran, ia langsung menuju tempat penyimpanan uang. Aksinya tidak lebih dari 2 menitan saat mengambil uang ratusan juta rupiah. (sur/oso)










