Kota Malang

Petakan Kinerja Eselon II Pemkot Malang, 29 Pejabat Ikuti Uji Kompetensi

Diterbitkan

-

TINJAU: Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat meninjau pelaksanaan uji kompetensi. (ist)

Memontum Kota Malang – Sebanyak 29 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Malang, telah mengikuti Uji Kompetensi (Ujikom). Pelaksanaan itu digelar, sebagai dasar pertimbangan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, untuk menyesuaikan dan memetakan kinerja para Jabatan Tinggi Pratama (JPT).

Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, menyampaikan bahwa Ujikom digelar untuk mengevaluasi kinerja. Pelaksanaan itu, diikuti mulai dari Sekda, Inspektur, Staf Ahli, Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Sekretaris Dewan hingga Kasatpol PP.

“Itu diikuti oleh eselon II, saya mau lihat untuk memetakan kinerjanya. Saya mau melihat bagaimana kompetensi dari pejabat-pejabat tersebut,” kata Wahyu, seusai paripurna tadi, Senin (04/03/2024) tadi.

Kemudian, ditambahkan Wahyu jika selain dari hasil Ujikom, penilaian bagi para pejabat tersebut bisa dari jurnalis dan juga dirinya. Mekanismenya, yakni dengan menyampaikan langsung pada Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Advertisement

Baca juga :

“Selain dari saya melihat sendiri secara langsung kan juga termasuk dari wartawan. Bisa memberikan masukan pada saya, kira-kira bagaimana kinerjanya dari pejabat yang ada di Pemkot Malang ini,” ucapnya.

Untuk rencana mutasi para pejabat tersebut, Wahyu mengaku jika sementara ini masih belum. Sebab, dari hasil ujikom tersebut akan dilaporkan secara resmi terlebih dahulu. Kemudian, menjadi dasar untuk dipertimbangkan.

Dalam Ujikom tersebut, Wahyu menyampaikan jika akan mengedepankan aspek kompetensi, bukan penilaian subyektif. Itu menjadi tolak ukur dan diharapkan bisa mewujudkan keinginan masyarakat, agar Pemkot Malang dapat menjalankan tugas sesuai dengan kompetensi dan regulasi.

Advertisement

“Sehingga berdasarkan hasil ujikom nanti saya yakin, kenapa ini yang terpilih menduduki jabatan ini, karena berdasarkan pengalaman dan penilaian kompetensi,” ucapnya.

Sebagai informasi, kegiatan Ujikom tersebut dilaksanakan melalui tahapan penilaian rekam jejak pejabat JPT Pratama dan tahapan wawancara oleh pansel. Tim pansel sendiri terdiri dari sejumlah figur, yakni Wakil Rektor Unisma sebagai Ketua dan beranggotakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi, Kepala Badan Kepegawaian Negara Kanreg II Surabaya, Rektor UMM dan Guru Besar Unmer. (rsy/sit)

Advertisement
Lewat ke baris perkakas