Hukum & Kriminal
Polresta Malang Kota Gelar Jumat Curhat di Pasar Klojen

Memontum Kota Malang – Jajaran Polresta Malang Kota kembali melaksanakan Program Jumat Curhat. Kali ini giliran area Pasar Klojen yang didatangi oleh petugas Polresta Malang Kota, Jumat (27/01/2023).
Kedatangan Wakapolresta Malang Kota AKBP Apip Ginanjar, bersama pejabat utama (PJU) Polresta Malang Kota ini disambut positif oleh masyarakat. Mereka pun menyampaikan keluh kesahnya termasuk keberadaan parkir liar yang menyebabkan dampak kemacetan.
“Banyak memang keluhan, salah satunya masalah lalu lintas. Dan ini tadi sudah disampaikan oleh Kasatlantas dan diteruskan ke perangkat daerah terkait. Karena agenda Jumat Curhat ini merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri dan pemerintahan dengan masyarakat,” tegas AKBP Apip.
Baca juga :
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
Apip mengatakan, bahwa selanjutnya pejabat terkait akan menindaklanjuti sesuai dengan kapasitasnya. Sementara itu, juga akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan instansi yang memiliki wewenang dalam memecahkan masalah yang ada.
Jumat Curhat ini sekaligus dilakukan juga kegiatan vaksinasi bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin booster. Karena saat ini, vaksin diberikan untuk menambah kekebalan dan kekuatan imun tubuh, untuk bisa bertahan melawan penyakit.
Ketua RW 3 Kelurahan/Kecamatan Klojen, Luki Edi Soeryono menyampaikan apresiasi kepada program ini. Dalam kesempatan ini, menjadi momen yang ditunggu karena masyarakat bisa menyampaikan uneg-uneg yang mengganjal di hati. “Alhamdulillah, adanya kegiatan ini, sinergi antara Polri dan masyarakat tetap terjaga. Sehingga terjadi kesinambungan, atas kerjasamanya menjaga stabilitas keamanan. Semoga tindak pidana kejahatan semakin bisa ditekan, sehingga Kota Malang semakin aman,” ujarnya. (gie)










