KREATIF MASYARAKAT

Rubah Limbah Jadi Pohon Sakura, Kampung Sakura Sidomulyo Kota Batu Hadirkan Nuansa Jepang

Diterbitkan

-

Memontum Kota Batu – Keberadaan Kampung Sakura yang digagas warga Dusun Rembug, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang menyajikan wisata nuansa Jepang, memiliki banyak keunikan. Di mana, dari banyaknya Pohon Bunga Sakura yang bermekaran, ternyata merupakan replika yang asalnya dari limbah atau sampah yang didaur ulang.

Konseptor Kampung Sakura, Abdul Rokhim, menjelaskan bahwa keberadaan Pohon Sakura itu memang sengaja dihadirkan sebagai bagian produk wisata. Dimana, dedaunan Pohon Sakura tersebut dibuat dengan bahan sampah dan limbah plastik

“Sedangkan untuk batangnya, kami memakai limbah pohon apel yang sudah tidak produktif atau sudah dibuang. Jadi, kami menggunakan limbah supaya bermanfaat,” terangnya, di Kampung Sakura, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (14/01/2024) tadi.

Lebih dari itu, Rokhim memaparkan hadirnya Kampung Sakura di Desa Sidomulyo tersebut, berlangsung sejak tahun 2022 yang lalu saat Sidomulyo Flora Festival. Seusai acara Sidomulyo Floral Festival 2022, ternyata warga sekitar sepakat tidak membongkar ornamen-ornamen cantik tersebut.

Advertisement

Baca juga:

Sebaliknya, warga sepakat untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi kampung wisata. Dan ternyata, Kampung Sakura ini mampu memberikan dampak ekonomi bukan hanya dari segi pemasukan parkir. Namun juga, warga sekitar bisa menjajakan makanan ringan serta minuman. Tidak ada tiket masuk untuk menikmati keindahan Kampung Sakura. Sebaliknya, pengunjung hanya dikenakan parkir kendaraan.

“Dengan banyaknya replika Pohon Sakura yang menghiasi Kampung Sakura, maka banyak pengunjung yang datang. Apalagi, warga juga menambah sejumlah konsep lain untuk mendukung kampung wisata ini. Sehingga, wisatawan yang datang bisa berfoto Selfi di lokasi,” jelasnya. (put/sit)

Advertisement
Advertisement
Lewat ke baris perkakas