Lumajang

Salurkan 9 Alsintan untuk Petani Lumajang, Bunda Indah Ingatkan Tanggung Jawab dan Kesejahteraan

Diterbitkan

-

BANTUAN: Bupati Lumajang saat mengecek kondisi salah satu Alsintan. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memberikan pesan penting dalam penyerahan bantuan sembilan alat dan mesin pertanian (Alsintan), yang terdiri dari dua unit Combine Harvester dan tujuh unit Power Thresher dari Kementerian Pertanian RI kepada kelompok tani di sentra produksi padi, Selasa (03/06/2025) tadi. Pesan penting itu, yakni mengenai tanggung jawab kolektif adalah kunci keberhasilan pemanfaatan Alsintan demi kesejahteraan petani.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, juga menekankan bahwa Alsintan bukan milik pribadi, melainkan milik bersama dalam wadah brigade pangan. “Bantuan ini bukan milik pribadi. Gunakan untuk kesejahteraan bersama. Saya harap, setiap kelompok tani punya komitmen untuk merawat dan mengatur pemanfaatannya dengan bijak,” kata Bunda Indah, dalam arahannya di Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT).

Dirinya juga mengingatkan, bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh alat yang tersedia. Namun, juga kesadaran dan kedewasaan pengelola dalam membangun sistem kerja yang adil, transparan dan berorientasi jangka panjang.

Baca juga :

Advertisement

“Kalau alat ini dirawat dengan baik, digunakan bergantian sesuai kebutuhan dan dikelola dengan sistem yang terbuka, manfaatnya bisa dinikmati oleh semua anggota. Jangan sampai ada yang merasa lebih berhak atau justru tidak mendapat giliran,” tambahnya.

Semangat gotong royong dan keberlanjutan, lanjutnya, menjadi fondasi utama yang dirinya dorong agar keberadaan Alsintan tidak hanya menjadi simbol modernisasi. Namun, juga menjadi penggerak solidaritas antar petani dan kemajuan pertanian desa.

Bunda Indah juga mengajak Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Lumajang, untuk terus mendampingi kelompok tani dalam membangun tata kelola Alsintan yang efektif. Sekaligus, memberikan pelatihan teknis agar pemanfaatan alat benar-benar berdampak pada produktivitas dan efisiensi kerja.

Dengan pendekatan partisipatif seperti ini, Pemkab Lumajang berharap bantuan Alsintan bukan hanya menjawab tantangan pertanian hari ini, tetapi juga menjadi investasi sosial-ekonomi jangka panjang bagi masa depan ketahanan pangan daerah. (kom/adi/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas