Hukum & Kriminal
Satgas Pangan Polres Malang Cek Harga dan Stok Minyak Goreng di Pasar dan Minimarket

Memontum Malang – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Malang mengecek stok dan harga minyak goreng (Migor) di seluruh minimarket dan pasar di Kabupaten Malang, Kamis (10/02/2022).
Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono, melalui Kasat Reskrim, AKP Donny Kristian Bara’langi, mengatakan bahwa giat pengecekan stock minyak goreng oleh anggota Polres Malang dan jajarannya tersebut adalah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng kemasan maupun curah. “Kita ingin pastikan minyak goreng tidak terjadi kelangkaan di Kabupaten Malang,” ujar Donny.
Baca juga:
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
Selain memastikan stok aman, tambahnya, anggota juga mengecek harga minyak goreng agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. “Meski tersedia, harganya juga jangan sampai melambung tinggi. Itu yang mau kita kawal,” tegas AKP Donny.
Dirinya menjelaskan, dari giat pengecekan bersama dengan anggotanya tersebut, stok dan harga minyak goreng di Kabupaten Malang, terbilang masih aman. “Untuk stok dan harga minyak goreng di Kabupaten Malang, hingga saat ini masih aman. Jadi, masyarakat diminta jangan panik karena tiap hari pasti kami pantau,” ujarnya.
AKP Donny menambahkan, para penjual minyak goreng baik di pasar maupun minimarket, untuk tetap menjaga ketersediaan stok dan kestabilan harga. Apabila terjadi peningkatan pembelian minyak goreng dengan kondisi stock yang terbatas, agar segera menginfokan ke Satgas Pangan Kabupaten Malang. “Untuk saat ini, mita informasikan bahwasanya harga minyak goreng yang beredar di pasaran Kabupaten Malang berkisar di harga Rp 14 ribu per liternya,” ujarnya. (hms/gie)















