SEKITAR KITA
Satpolairud Polres Situbondo Sambang Nelayan Informasikan Rilis BMKG Terkait Cuaca Ekstrim

Memontum Situbondo – Menanggapi informasi cuaca ekstrim yang dirilis BMKG bahwa sepekan ke depan, Satpolairud Polres Situbondo menggelar rilis. Hanya saja, rilis yang dilakukannya itu bukan kepada awak media, melainkan melainkan dengan melaksanakan patroli dengan menyambangi nelayan atau masyarakat di pesisir Kalbut dan Panarukan, Rabu (19/01/2022) tadi.
Kasat Polairud, AKP Hari Pamuji SH, menyampaikan data yang dirilis BMKG bahwa teridentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan mulai sedang hingga lebat dalam periode sepekan ke depan mulai tanggal 17 hingga 22 Januari 2022. Potensi ini akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia termasuk di Provinsi Jawa Timur.
“Ini merupakan sebuah peringatan dini untuk kita, khususnya kepada para nelayan yang sering beraktivitas di laut. Karenanya, nelayan harus paham dan harus selalu waspada dengan memantau perkembangan cuaca,” jelasnya.
Baca juga
- Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly
- Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan
- Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin
- Sekda Budiar Dorong Perangkat Daerah Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD
- Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit
Selain itu, AKP Hari Pamuji juga mengimbau kepada nelayan yang hendak melaut untuk terlebih dahulu memeriksa kembali kondisi kapal atau perahu yang digunakan. Selalu menggunakan life jacket, membawa alat navigasi, dan melihat cuaca sebelum berlayar sebagai upaya antisipasi dini hal-hal yang tidak diinginkan.
“Dalam sambang nelayan dan warga pesisir tersebut, personel juga mengingatkan terkait keselamatan nelayan saat melaut dengan cek kondisi kapal dan peralatan keselamatan,” ujarnya.
Tidak hanya mengingatkan terkait cuaca dan keselamatan di laut, personil Satpolairud juga mengimbau masyarakat nelayan untuk menerapkan protokol kesehatan. K ususnya, memakai masker saat beraktifitas di luar rumah untuk pencegahan penyebaran Covid-19. (her/sit)
















