Kabupaten Malang
Sektor Pariwisata Malang Ditarget Wabup Malang Bisa Naik hingga Angka Rp 1 Triliun

Memontum Malang – Pemerintah Kabupaten Malang akan terus menggenjot kenaikan sektor pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pariwisata di tahun 2022. Banyaknya sektor wisata yang ada di Kabupaten Malang, membuat Wakil Bupati Malang optimis akan naiknya PAD di tahun 2022.
“Seperti diketahui, di Utara kita punya Wonosari (Kebun Teh Wonosari-Lawang, red), Paralayang Sidoluhur dan UB Forest. Barat (wilayah, red) kita punya Pujon yang sudah sangat luar biasa, dengan salah satu asetnya yakni Pujon Kidul. Sementara di Selatan kita memiliki aset wisata pantai, yang salah satunya yakni Paralayang Pantai Modangan di Donomulyo,” kata Didik Gatot Subroto, Senin (10/01/2022).
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Wabup Malang juga mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mendorong investor agar masuk wilayah Malang Selatan dan memoles pariwisata yang ada di wilayah Selatan Kabupaten Malang. “Nantinya, kita harap paralayang di Pantai Selatan bisa dilakukan di malam hari dengan memainkan sorot lampu. Paralayang bisa digunakan sebagai pariwisata dan juga bisa dikompetisikan dalam event malam hari dengan sorot lampu, sungguh menarik,” imbuhnya.
Didik juga menyatakan, bahwa Direktur Jaya Yasa yang baru, nantinya bisa mengelola pariwisata. Tentunya, harus lebih baik dari sebelumnya. “Potensi pariwisata ini dipergunakan menggenjot PAD. Target kami, yaitu PAD nya mencapai Rp 1 triliun. Kalau kepariwisataan bisa dikelola secara profesional maka target itu bisa terpenuhi bahkan bisa melebihi,” terangnya. (cw1)











