Kabupaten Malang
Sektor Pariwisata Malang Ditarget Wabup Malang Bisa Naik hingga Angka Rp 1 Triliun

Memontum Malang – Pemerintah Kabupaten Malang akan terus menggenjot kenaikan sektor pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pariwisata di tahun 2022. Banyaknya sektor wisata yang ada di Kabupaten Malang, membuat Wakil Bupati Malang optimis akan naiknya PAD di tahun 2022.
“Seperti diketahui, di Utara kita punya Wonosari (Kebun Teh Wonosari-Lawang, red), Paralayang Sidoluhur dan UB Forest. Barat (wilayah, red) kita punya Pujon yang sudah sangat luar biasa, dengan salah satu asetnya yakni Pujon Kidul. Sementara di Selatan kita memiliki aset wisata pantai, yang salah satunya yakni Paralayang Pantai Modangan di Donomulyo,” kata Didik Gatot Subroto, Senin (10/01/2022).
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Wabup Malang juga mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mendorong investor agar masuk wilayah Malang Selatan dan memoles pariwisata yang ada di wilayah Selatan Kabupaten Malang. “Nantinya, kita harap paralayang di Pantai Selatan bisa dilakukan di malam hari dengan memainkan sorot lampu. Paralayang bisa digunakan sebagai pariwisata dan juga bisa dikompetisikan dalam event malam hari dengan sorot lampu, sungguh menarik,” imbuhnya.
Didik juga menyatakan, bahwa Direktur Jaya Yasa yang baru, nantinya bisa mengelola pariwisata. Tentunya, harus lebih baik dari sebelumnya. “Potensi pariwisata ini dipergunakan menggenjot PAD. Target kami, yaitu PAD nya mencapai Rp 1 triliun. Kalau kepariwisataan bisa dikelola secara profesional maka target itu bisa terpenuhi bahkan bisa melebihi,” terangnya. (cw1)











