Kota Malang

Sinergi Tiga Daerah Garap Penanganan Sampah Malang Raya

Diterbitkan

-

Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Persoalan persampahan di wilayah Malang Raya menjadi salah satu fokus kerja sama antar daerah. Karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa dinamika layanan persampahan di Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang, memang tidak bisa dilepaskan dari mobilitas warga yang kerap melampaui batas administratif.

Menurutnya, banyak masyarakat yang membuang sampah ke TPS terdekat, tanpa melihat apakah lokasi tersebut berada di wilayah kota ataupun kabupaten. Hal itu menyebabkan permasalahan persampahan harus ditangani bersama melalui sinergi tiga pemerintah daerah.

“Makanya terkait hal-hal seperti ini, problema warga masyarakat di Malang Raya oleh tiga pemerintah daerah, kemudian juga kolaborasi tiga kepala daerah yang luar biasa ini, dilakukan sinergitas dan kolaborasi dalam melaksanakan layanan-layanan publik,” ujar Sekda Erik, Senin (01/12/2025) tadi.

Baca juga :

Advertisement

Terkait rencana penanganan sampah Kota Batu dan Kabupaten Malang yang akan diarahkan ke TPA Supit Urang, Sekda Erik menjelaskan bahwa hal tersebut sejalan dengan persiapan penerapan teknologi PSEL atau Waste-to-Energy (WTE). Metode tersebut membutuhkan suplai sampah dalam jumlah besar, karena akan menghasilkan energi listrik dari proses pengolahan.

“TPA ini nanti akan menggunakan metodologi PSEL. Ini memerlukan asupan sampah yang sangat banyak, sehingga sampah yang selama ini menjadi problem pemerintah daerah, nantinya bisa dikelola dan memberikan hasil menguntungkan berupa energi listrik,” jelasnya.

Sekda Erik mengungkapkan bahwa kapasitas minimal operasional PSEL mencapai 1.000 ton sampah per hari, sementara timbunan sampah Kota Malang saat ini berada di kisaran 700-750 ton per hari. Karena itu, kolaborasi dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan kapasitas tersebut.

“Kolaborasi sampah yang jadi problem Kota Batu dan Kabupaten Malang ini nanti bisa disinergikan dengan TPA regional itu tadi,” imbuh Erik. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas