Lumajang
Soal Relokasi Warga Terdampak APG Semeru, Bupati Lumajang Sampaikan Butuh Waktu 2 Minggu

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menargetkan waktu hingga 2 minggu, untuk memastikan segala persoalan yang menyangkut relokasi pemukiman warga korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.
“Ini yang kita usahakan. Yang pasti, akan kita rapikan dan kita tata. Baik itu jalannya, airnya sebagai kebutuhan dasar, fasilitas umum akan kita pikirkan semua,” ujar Bupati Lumajang di Posko Pengungsian Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Jumat (10/12/2021).
Penataan tersebut, tambah Cah Thoriq-sapaannya, akan dilakukan sebagaimana menata sebuah perumahan baru. Sementara saat ini, sudah ada beberapa lokasi atau titik, yang sedang diusulkan untuk kemudian dikaji kelayakannya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Setelah 2 minggu ke depan, barulah akan segera diputuskan lokasi mana yang akan digunakan. “Yang pasti, akan segera diputuskan tempatnya. Ditargetkan, 2 minggu ke depan sudah clear. Segera kita putuskan, alat berat dan pekerja harus segera jalan,” imbuhnya.
Bupati berharap, dengan percepatan itu, semua persoalan bencana satu-persatu akan segera tuntas. “Masyarakat harus kembali menjalani hidup secara normal. Menjalani recovery,” paparnya. (kom/adi/sit)















