Lamongan
Sukolilo Sukodadi Sentra Kerajinan Anyaman Bambu di Lamongan

Salah satu warga yang mengerjakan anyaman bambu ini adalah Mbah Juwariyah (75). Bersama rekan-rekannya yang seusia, Ia menyanyam bambu yang sudah diraut sedemikian rupa hingga tipis menjadi sebuah caping.
Juwariyah mengaku, aktivitas menganyam bambu untuk dijadikan caping ini telah dilakoninya sejak kecil.
“Saya sudah sejak kecil membuat caping ini, dari dulu ya sudah begini ini,” kata Mbah Juwariyah.
Berbekal kerbut atau alat cetak caping yang juga terbuat dari bambu, Juwariyah mulai menganyam caping dengan diameter beragam mulai dari diameter 30 cm hingga 1 meter.
Berbeda dengan caping daerah lain, caping karya warga Sukolilo ini bisa melebar dan berbentuk lebih kerucut.
“Saya dapat ilmunya juga dari orang-orang tua dulu, dari dulu ya membuat caping seperti ini di sela-sela kegiatan rumah atau di sela-sela bertani,” ujarnya.
















