Kota Malang
Tax Goes To Mall BP2D, Tanamkan Sadar Pajak ke Pengunjung Matos

” Jalan sehat sadar pajak rencananya Desember 2018. Namun kalau Oktober 2018 sudah mencapai target, akan segera kita gelar. Untuk apresiasi kepada masyarakat Kota Malang,” ujar Ade.
Pihaknya optimis bakal mencapai target pendapatan daerah dari sektor pajak. ” Target awal Rp 375 miliar. Setelah P APBD target dinaikan menjadi Rp 415 miliar. Kami yakin sampai bulan Desember 2018 akan mencapai Rp 450 miliar. Kami sangat yakin karena tingkat kesadaran masyarakat tentang pajak sangat tinggi. Nantiny hasil itu akan dikembalikan dengan bentuk pembangunan dan perekonomian masyarakat Kota Malang,” ujar Ade.
Seperti dalam pemberitaan sebelumnya bahwa demi mengoptimalkan sistem pelayanan prima kepada masyarakat serta konsisten dalam menggeber Gerakan Sadar Pajak yang telah dilakukan selama kurun waktu lima tahun terakhir, aksi jemput bola terus dilakukan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang. Even Tax Goes to Mall menjadi sarana edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat, sekaligus mempermudah proses pelaporan dan pembayaran pajak daerah on the spot.
“Kami ingin lakukan kerja efektif dan efisien melalui sistem jemput bola ini. Sekaligus memberikan layanan ekstra bagi masyarakat, utamanya para Wajib Pajak (WP) sehingga mereka bisa langsung membayar kewajiban pajak di lokasi,” ungkap Kepala BP2D Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT.
Dia menegaskan, bahwa layanan ini digalakkan dengan harapan para WP tak lagi kehilangan waktu dan tenaga untuk membayar kewajiban pajaknya ke Kantor BP2D di Office Block Kedungkandang. “Di samping itu, kami juga melakukan pendataan potensi usaha baru sehingga berikutnya bisa menjadi WP yang terdaftar di BP2D,” sambungnya.
Selain membuka loket pembayaran pajak daerah bersama Bank Jatim, petugas BP2D juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang ingin mengetahui seluk beluk dunia perpajakan daerah, baik melalui sistem manual maupun sistem online. Termasuk diantaranya, semakin mengenalkan Sistem Informasi Aplikasi Mobile Pajak Daerah alias ‘SAMPADE’, inovasi baru BP2D yang dilaunching bulan Mei lalu.
Mengusung platform Android, kehadiran aplikasi ini bakal semakin memudahkan masyarakat, khususnya para WP, untuk mengetahui informasi tentang perpajakan daerah secara aktual dan efisien. Mulai dari informasi terkait objek pajak, informasi tagihan dan tunggakan, informasi sistem pembayaran dan pengumuman pajak daerah. Masyarakat juga bisa melakukan konsultasi pajak daerah hingga mengunduh peraturan pajak daerah dari aplikasi baru ini.
Panduan informasi dapat diakses kapan pun dan dimana pun melalui gadget, real time selama 24 jam. Untuk mengaksesnya, masyarakat bisa lebih dulu mengunduh aplikasi SAMPADE di Play Store secara gratis.
“Ini merupakan salah satu produk inovasi perkembangan teknologi informasi yang disediakan untuk memudahkan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada WP dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya,” ungkap Sam Ade d’Kross, sapaan akrab Kepala BP2D. (gie/yan)
















