Kota Malang

Tertibkan Penjual Kopi Keliling, Satpol PP Kota Malang Bidik Pemilik Modal

Diterbitkan

-

Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Penjual kopi keliling yang semakin marak di beberapa lokasi, sudah dilakukan penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang. Hanya saja, langkah ini terbilang kurang efektif, sehingga di pandang perlu dilakukan pendekatan intensif kepada pemilik modal, atau bukan pekerja di lapangan.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menyampaikan bahwa dalam hal ini masih dilakukan penelusuran keberadaan pemilik modal. “Kan mereka pekerja. Nah, pemilik modalnya ini sedang kita cari. Nanti kita panggil, kita ajak ngobrol. Apakah betul mereka disuruh jualan di situ atau tidak. Kalau iya, kita atur supaya hanya boleh berhenti beberapa menit,” kata Heru, Jumat (08/08/2025) tadi.

Heru menyebut, keberadaan kopi keliling sebenarnya menarik minat wisatawan dan memberi manfaat bagi masyarakat. Namun, perlu pengaturan agar tidak menimbulkan masalah ketertiban umum.

Baca juga :

Advertisement

“Sepanjang tidak menetap dan tidak menimbulkan kemacetan, sebenarnya tidak masalah. Sama seperti pedagang keliling atau asongan. Yang jadi persoalan itu kalau mangkal terlalu lama,” tambahnya.

Menurutnya, saat ini Satpol PP lebih mengedepankan pendekatan persuasif daripada tindakan represif. “Saya sekarang pendekatannya ngajak ngomong, tidak menertibkan dengan cara memaksa. Tetap ini harus diatur. Tata kelola sampah dan hal lainnya juga akan kita perhatikan,” katanya.

Sebagai informasi, sebelumnya Satpol PP Kota Malang telah menindak tiga pedagang kopi keliling melalui sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Namun, Heru menilai para pekerja tidak seharusnya menanggung sanksi.

“Mereka bilang hanya buruh. Makanya kita fokus ke operator atau pemilik modal. Kadang mereka rebutan lokasi, apalagi saat jam pulang mahasiswa. Jadi, pengaturannya harus lewat pemilik modalnya,” imbuh Heru. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas