Connect with us

Kota Malang

Tingkatkan Pemenuhan Gizi Masyarakat, Pemkot Malang Geber Sosialisasi Gemarikan

Diterbitkan

||

Tingkatkan Pemenuhan Gizi Masyarakat, Pemkot Malang Geber Sosialisasi Gemarikan

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan sosialisasi gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan), Selasa (14/06/2022) tadi. Turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi dalam pemenuhan gizi masyarakat Kota Malang, Wali Kota Sutiaji, Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Kepala Dispangtan Kota Malang, Sri Winarni.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa kegiatan Gemarikan itu harus dilakukan secara masif dan dikemas dengan menarik. Tentunya, itu untuk pemenuhan gizi, guna menurunkan angka stunting di Kota Malang.

“Kandungan gizi dalam ikan itu sangat tinggi dan upaya untuk pemenuhan gizi yang murah meriah yaitu dengan Gemarikan,” ujar Wali Kota Sutiaji, saat acara Gemarikan 2022 di Imperial Kartini Building, Selasa (14/06/2022).

Dengan kegiatan yang dilakukan itu, Wali Kota Sutiaji berharap, bisa memperkecil angka stunting melalui pemenuhan gizi. Jika konsumsi ikan meningkat, maka pemenuhan gizi dapat terpenuhi dengan baik.

“Konsumsi ikan naik, pemenuhan gizi tercapai, prevalensi stunting ditekan, itu goal kita. Sehingga generasi muda di Kota Malang ini menjadi generasi emas untuk Indonesia maju,” lanjutnya.

Selain itu, juga dijelaskan bahwa angka konsumsi ikan (AKI) tahun 2021 di Kota Malang saat ini masih terbilang sangat rendah. Dirinya juga optimis, melalui sosialisasi yang terus digencarkan dan potensi yang dimiliki oleh Kota Malang, angka tersebut dapat ditingkatkan.

Baca juga :

“Angka konsumsi ikan kita masih di bawah Provinsi dan Nasional. Kita hanya 36,14 kg per kapita, sedangkan Jawa Timur 42,45 kg perkapita dan tingkat Nasional sebesar 55,37 kg perkapita,” tuturnya.

Ketua TP PKK Kota Malang, yang juga sebagai Ketua Umum Forikan Kota Malang, Widayati Sutiaji, mengatakan jika sosialisasi seperti ini harus dilakukan. Selain itu, perlu memunculkan inovasi-inovasi dalam peningkatan konsumsi ikan.

“Secara presentase tadi yang disampaikan, jika Kota Malang ini masih rendah untuk mengonsumsi ikan. Maka inovasi-inovasi seperti ini kita lahirkan, minimal kita bisa menyamakan dengan tingkat Provinsi,” ucap Widayati.

Selain itu, dijelaskannya bahwa untuk angka stunting di Kota Malang sendiri saat ini terbilang sangat bagus. Yakni 9 persen dibawah angka stunting Nasional. Tak berhenti dicapaian tersebut, dirinya akan terus mengupayakan dalam penanganan angka stunting.

“Dari tahun ke tahun ada peningkatan, salah satu tujuannya ya angka stunting di Kota Malang harus tereliminasi. Alhamdulillah saat ini di Kota Malang angka stunting 9 persen,” tambahnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut tak hanya menggelar sosialisasi Gemarikan saja. Melainkan, juga terdapat lomba dongeng yang bertema Makan Ikan Badan Sehat, Kuat dan Cerdas. Untuk sasaran lomba tersebut yakni diikuti oleh 20 guru paud.

“Harapannya mengajak guru paud ini supaya mereka bisa mensosialisasikan kepada anak-anak kita. Karena di Paud itu mereka belajar berasa bermain,” imbuhnya. (hms/rsy/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.