Trenggalek

Tirakatan Pilkades, 3 Tewas 4 Kritis

Diterbitkan

-

ilustrasi pesta miras

Memontum Trenggalek—Malam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Trenggalek menyisakan duka. Pasalnya, diketahui 3 warga tewas setelah melakukan pesta minuman keras (miras) di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan informasi yang diterima, di malam pemilihan kepala desa serentak, sejumlah warga mengisi malam tirakatan dengan minum – minuman keras. Akibatnya, 3 orang meninggal dunia dan 4 lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Kejadiannya berawal sejak pukul 21.00 malam sebelum coblosan. Kalau tidak salah sampai pukul 04.00 pagi, ” ungkap Edi Sucipto saat dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019).

Edi menambahkan, awalnya tidak ada yang ada yang aneh. Namun, setelah pesta Miras tersebut dilakukan, ada sekitar 7 orang mengaku merasa sakit perut. Sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Prigi. Setelah dilarikan ke Puskesmas setempat, 1 orang berinisial O dinyatakan meninggal dunia.

Mengingat kondisi korban semakin kritis, beberapa diantaranya di rujuk ke RSUD Dr Soedomo Trenggalek. Akan tetapi, 2 korban berinisial E dan H tidak bisa diselamatkan dan harus meregang nyawa. “Acara minum – minuman keras ini awalnya dilakukan untuk malam tirakatan agar tidak terjadi konflik. Dan saya juga tidak tau darimana Miras itu didapat, ” imbuhnya.

Advertisement

Dari ketiga korban meninggal, diketahui 1 merupakan warga Desa Gembleb Kecamatan Pogalan. Sedangkan 2 lainnya, merupakan warga Desa Margomulyo Kecamatan Watulimo. Sementara itu, 4 korban lain berinisial, N, A, E dan F masih menjalani perawatan dirumah sakit.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepolisian Resort Trenggalek juga langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, sementara diketahui bahwa miras tersebut dibeli dari luar Trenggalek yang selanjutnya dibawa ke Trenggalek untuk diminum secara bersama – sama. “Sebelumnya kami turut berduka cita atas kejadian tersebut. Dalam hal ini kami mendapatkan informasi yang diselidiki langsung tanpa adanya pelaporan,” ungkap Didit.

Pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti atas kejadian yang menewaskan beberapa korban. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih akan menindaklanjuti kejadian tersebut. Dan 2 korban dirawat di Puskesmas Watulimo, 1 korban di Puskemas Slawe dan 1 korban lagi di RSUD dr Iskak Tulungagung.(mil/yan)

Advertisement
Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas