Jember
Tolak Kerusuhan Sengketa Pilpres, TNI Polri dan Ribuan Warga Jember Gelar Jalan Sehat

Memontum Jember – Ribuan warga Jember bersama TNI dan Polri menggelar Jalan Sehat dan Deklarasi damai di alun-alun Jember. Acara tersebut sebagai wujud menolak kerusuhan bila terjadi dalam penyelesaian sengketa Pilihan Presiden ( Pilpres) 2019 yang digelar sejak tanggal 14 juni 2019 lalu di Mahkamah Konstitusi.
Sengketa Pilpres 2019 yang tengah disidangkan di Mahkamah Konstitusi RI membuat Kapolres dan Komandan kodim (Dandim) Jember bersama tokoh masyarakat merasa perlu mengadakan deklarasi damai yang melibatkan unsur TNI-Polri, Forkompimda, tokoh agama dan seluruh masyarakat agar tidak terpancing oleh provokasi yang membuat keresahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak terprovokasi ajakan pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk melakukan tindakan anarkis saat atau setelah sidang sengketa,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat membacakan deklarasi bersama masyarakat, Minggu (16/6/2019) siang.
Deklarasi tolak kerusuhan kata Kusworo merupakan instruksi dari Kapolda Jawa Timur yang sekaligus rangkaian kegiatan di Hari Bhayangkara ke 73 dengan mengusung tema “Jawa Timur Bersatu Untuk Indonesia Damai, Kita Menolak Kerusuhan” .
“Deklarasi yang diikuti oleh seluruh peserta ada kurang lebih 7500 orang ini, kami sepakat menolak ajakan untuk anarkis, ajakan untuk rusuh, karena kami semua cinta Indonesia yang aman dan damai, berkaitan dengan Pemilu semua masyarakat Jember menyerahkan semua secara konstitusional sesuai peraturan yang ada,” terang Kusworo.
Kapolres berpangkat Melati dua di pundaknya ini menerangkan, Deklarasi tolak kerusuhan yang dikemas dengan jalan sehat berhadiah ini menjadi pilihan, karena selain menjalin Silaturohmi juga untuk menjaga kesehatan, karena kesehatan sangatlah penting dan menjadi harapan masyarakat semua.
Jelas saja, acara yang berbarengan dengan kegiatan Car Free Day itu menjalan sangat meriah, selain dipadati ribuan orang ditambah lagi panitia jalan sehat yang menyiapkan hadiah utama berupa 1 unit motor Honda, 10 unit sepeda gunung, 2 kulkas, dan hadiah lainnya.
“Selain Car Free Day yang digunakan untuk olahraga ini sekalian kami melaksanakan jalan sehat yang marak dengan doorprize,” tandasnya.
Sementara Mika Novelianingtyas, wanita asal Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah Pemenang hadiah utama 1 unit motor yang memiliki usaha di Kabupaten Jember mengatakan tidak menyangka mendapat Hadiah karena awalnya niatnya untuk sekadar jalan sehat.
“Pertama gak nyangka, niatnya datang mau jalan-jalan biasa sih olahraga hari Minggu, la kok ditawarin sama Bu Polwan dikasih kupon, ya udah ikut aja, Iseng memang tadi ngomong ‘iya ikut ini nanti dapat motor ini, la kok beneran dapat motor,” ujarnya.
Wanita dengan panggilan Mika ini mengapresiasi langkah Polri dan TNI mengadakan deklarasi tolak kerusuhan sambil jalan sehat berhadiah.
“Hadiahnya banyak dan pendaftarannya gratis, makasih pak Kapolres,” tuturnya. (gik/yud/oso)



















