Kota Malang
Trans Jatim Diserbu Penumpang saat Weekend, Dishub Kota Malang Sebut Load Factor Hampir 100 Persen

Memontum Kota Malang – Layanan Bus Trans Jatim yang tengah memasuki masa uji coba di Kota Malang, terus mendapat respons positif dari masyarakat. Terlebih, saat akhir pekan antusiasme warga terlihat sangat tinggi, terutama karena layanan masih digratiskan hingga 26 November 2025.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa meski monitoring dan evaluasi berada di bawah kewenangan Dishub Provinsi Jawa Timur, namun pihaknya melihat langsung lonjakan minat masyarakat.
“Antusias warga menggunakan Trans Jatim tinggi. Hampir setiap halte peminatnya mengantre, terutama halte-halte yang berada di fasilitas umum seperti stasiun, mal dan kampus. Tingkat load factor hampir 100 persen,” ujar Jaya-sapaannya, Selasa (25/11/2025) tadi.
Jaya menilai, kondisi itu menjadi indikasi kuat, bahwa masyarakat mulai menunjukkan perubahan perilaku menuju penggunaan transportasi publik. Dirinya berharap, tingginya jumlah penumpang bukan hanya karena diberlakukan tarif gratis selama sepekan.
Baca juga :
“Mudah-mudahan ini bukan euforia karena gratis, tetapi gambaran bahwa masyarakat memang sudah membutuhkan dan mulai beralih menggunakan transportasi publik,” tambahnya.
Terkait jumlah penumpang secara resmi, Jaya menyampaikan bahwa data lengkap berada di Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur selaku pengelola.
Sementara itu, saat disinggung apabila terjadi pengalihan arus lalu lintas di rute Bus Trans Jatim, menurutnya itu merupakan konsekuensi yang tidak bisa dihindari. Terlebih, ketika ada kegiatan besar yang memerlukan penggunaan badan jalan.
“Tugas kami melakukan penyesuaian dalam rangka melayani masyarakat. Misalnya besok ada kegiatan haul di Darul Hadist, kami sudah koordinasi dengan Trans Jatim untuk melakukan penyesuaian peralihan rutenya,” imbuh Jaya. (rsy/sit)










