Kota Malang
22.861 Warga Kota Malang Akan Terima Bansos dari APBD

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah bersiap menyalurkan bantuan sosial (bansos) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB), Penny Indriani, saat ditemui di Balai Kota, Kamis (22/07).
“Totalnya ada 22.861 penerima bansos yang segera akan diberikan bantuan Rp 300 ribu,” ungkapnya.
Baca Juga:
- THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat
- Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan
- Miliki 1.572 Siswa, MAN 2 Kota Malang Masih Belum Terima MBG
Karena digelontorkan sebagai respon Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diperpanjang menjadi PPKM Level 4, bansos hanya diberikan sekali. Jika sesuai jadwal, dikatakan Penny, bansos akan diberikan Sabtu (24/07) dan Minggu (25/07) besok.
“Penyaluran dua hari, Sabtu dan Minggu di 52 titik kelurahan. Kurang lebih polanya sama saat penyaluran bansos Pedagang Kaki Lima (PKL) beberapa minggu lalu. Jadi dijamin tidak menimbulkan kerumunan,” terang Penny.
Banyaknya penerima bansos didapat dari data yang telah dimiliki Dinsos-P3AP2KB sejak 2020.
“Namun diverifikasi dan divalidasi ulang oleh kami, apakah sudah mendapat bantuan lain atau belum. Karena calon penerima bansos yang bersumber dari APBD Kota Malang ini benar-benar yang belum pernah menerima bantuan dari pihak manapun. Seperti Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dari Kementrian Sosial kemarin,” tegasnya.
Penny menjamin bansos ini akan tepat sasaran. Pasalnya, ia tak serta merta mengambil data tahun lalu, namun melakukan evaluasi ulang bersama dengan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).
“Kami sudah semaksimal mungkin, jadi kalau ada yang tidak tersalurkan bisa jadi orangnya sudah meninggal namun tidak ada laporan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Insyaallah yang sudah mampu akan menolak jika mendapat bantuan,” tutup Penny. (mus/ed2)















