Lumajang
38 Peserta Meriahkan Pelaksanaan Karnaval Klakah Festival Community

Memontum Lumajang – Klakah Festival Community (KFC) kembali digelar tahun ini. Karnaval yang diikuti oleh perwakilan SMA/MA sederajat dan masyarakat umum, itu diselenggarakan di Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Sabtu (10/09/2022) tadi. Kesempatan itu, pun dioptimalkan peserta dengan menampilkan secara optimal warna-warni keindahan kreasi peserta.
Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan karnaval atau pawai budaya memang sudah menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari peringatan HUT Kemerdekaan RI. Apalagi, sejak pandemi melanda, kegiatan karnaval peringatan HUT Kemerdekaan RI ditiadakan.
Namun, tahun ini berbagai daerah di Kabupaten Lumajang, bergantian menggelar kegiatan karnaval dan pawai budaya untuk mengobati kerinduan pada kegiatan hiburan rakyat. “Sekarang, sudah mulai di mana-mana ada karnaval. Ada kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan, setelah vakum karena pandemi kemarin,” katanya.
Baca juga :
- THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat
- Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur
- Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD
- Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan
- DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang, mengaku senang dengan penyelenggaraan kegiatan karnaval dan pawai budaya. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mendorong perekonomian masyarakat pasca pandemi.
“Saya senang, karena ini termasuk pemulihan ekonomi, pedagang, pemilik sound sistem, persewaan baju, make up dan lainnya bisa mendapat manfaatnya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara KFC, Salam, mengungkapkan bahwa sedikitnya ada 38 peserta yang merupakan perwakilan SMA/MA dan beberapa wilayah di Kecamatan Klakah, turut ambil bagian. Dirinya berharap, kegiataan tersebut mampu membangkitkan semangat generasi muda dalam memupuk jiwa nasionalis dan cinta budaya Indonesia. “Ini semangat, membangun semangat generasi millenial dengan melestarikan budaya Indonesia,” jelasnya. (kom/adi/gie)
















