Pemerintahan
Dua PDP Pamekasan Negatif Corona

Memontum Pamekasan – Dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RUSD dr Slamet Martodirjdo (Smart) Pamekasan dinyatakan negatif. Dua pasien yang dinyatakan nol Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) itu PDP dengan nomor 02 berinisial BS dan 04 dengan inisial HM.
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengaku bersyukur atas hasil terbaru tersebut. Berkat kerja luar biasa tim kesehatan, tim satuan tugas (satgas) Kewaspadaan Covid-19 Pamekasan dua PDP itu dinyatakan negatif. Hasil itu, setelah sebelumnya dilakukan perawatan intensif di ruang isolasi rumah sakit pelat merah. Serta hasil negatif Covid-19 setelah swab laboratorium kementrian kesehatan RI diterima satgas Covid-19 Pamekasan.
Bupati menambahkan, berkat kerja keras semua pihak juga, khususnya tim satgas kewaspadaan covid-19 pamekasan, orang dalam pantauan (ODP) juga terus berkurang. Dengan hasil terbaru itu, Pamekasan mengalami tren positif dalam penanganan Covid-19. Terbukti, dari indikasi penurunan ODP dari tanggal 3 sampai tanggal 6 April 2020 terus mengalami penurunan. Yakni, mulai dari angka 200 turun menjadi angka 190 orang.
Ditambah, data terakhir dua PDP yang menjalani perawatan intensif di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan dinyatakan negatif . Semua itu, tidak lepas dari kerja keras tim kesehatan rumah sakit beserta satgas kewasapadaan Covid-19.
“Dua PDP yang dinyatakan negatif ini memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Tentunya hasil ini juga berkat do’a dari masyaikh, para alim, para ulama, seluruh masyarakat di Pamekasan.
Mantan anggota DPRD Jatim mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya dan sedalam-dalamnya kepada seluruh eleman masyarakat. Tak lupa, mantan aktivis di Malang itu menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan, membiasakan diri mencuci tangan sesudah dan sebelum beraktivitas.
“Tetap optimis menghadapi Covid-19 ini. Harapan pemerintah biasakan hidup sehat, jaga jarak dengan masyarakat sekitar untuk sementara waktu,” ajak Mantan Sekrteris Fraksi PKB DPRD Jawa Timur itu dalam rilisnya, Selasa (7/3/2020). (Sy/yan)
















