Pemerintahan
Polemik Bansos Bangkalan, Ketua Komisi D Minta Dinsos Lakukan Evaluasi

Memontum Bangkalan – Mencuatnya polemik bantuan sosial yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial dikritisi berbagai pihak. Agar tak berkepanjangan, ketua Komisi D meminta dinsos melakukan evaluasi terhadap kualitas dan kuantitas bansos yang telah tersalurkan.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi D Nu Hasan, ia mengatakan adanya berbagai kritik yang dilontarkan berbagai pihak terhadap bansos tersebut harus segera direspon dengan melakukan perbaikan.
“Polemik ini tidak perlu diperpanjang, kritik sudah disampaikan ke dinsos, dan dalam hal ini sudah harus direspon dengan perbaikan yang harus dilakukan oleh dinsos,” ucapnya, Selasa (19/5/2020).
Nur Hasan juga mengatakan, adanya tumpang tindih data penerima merupakan salah satu human eror di lapangan. Berbagai pihak dilibatkan terutama muspika di daerah masing-masing.
“Data yang diterima dari kepala desa itu divalidasi oleh babinsa setempat dan dari hasil cek itu lalu direkomendasikan, saya rasa human eror wajar terjadi karena yang melakukan survey ke lapangan itu manusia yang tidak lepas dari kesalahan,” lanjutnya.
Meski polemik tersebut terus mencuat, ia mengapresiasi seluruh pihak yang turut mengkritisi adanya bansos tersebut. Ia mengaku wajar hal itu terjadi, sebab wakil rakyat memiliki fungsi kontrol dan pengawasan terhadap hal tersebut.
“Dengan adanya kritikan tersebut, saya rasa wajar dan itu harus dilakukan sebagai fungsi kontrol dan pengawasan. Berarti, kita betul-betul mengawasi, justru aneh bila dibiarkan tanpa pengawasan,” tutupnya. (isn/nhs/yan)
















