SEKITAR KITA
Dinas PU SDA Sumenep Rencanakan Program Normalisasi Aliran Sungai Guna Antisipasi Banjir

Memontum Sumenep – Banjir dan genangan air selama musim penghujan di wilayah Kabupaten Sumenep, menjadi perhatian Dinas Pengerjaan Umum Sumber Daya Air. Mensikapi hal itu, beberapa langkah pun akan dilakukan dinas, guna mengantisipasi kejadian serupa.
Kepala Dinas Pengerjaan Umum Sumber Daya Air (Kadis PU SDA) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan jika pihaknya berencana akan menggencarkan program normalisasi aliran sungai. Ini dilakukan, sebagai upaya mengentaskan persoalan banjir yang selama penghujan sering melanda.
Baca juga:
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Dalam situasi yang seperti ini, kita memang harus melakukan langkah-langkah pencegahan. Meski pun, anggarannya minim,” terang Chainur Rasyid, yang akrab dipanggil Inung itu.
Diterangkan Inung, dengan normalisasi, sungai-sungai akan mampu menampung arus air hingga ke hilir. Sehingga, akan mengurangi adanya luapan air yang berdampak pada banjir. “Ketika dilakukan pelebaran, sungai akan lebih banyak menampung air. Sehingga, bisa mengurangi resiko terjadinya banjir,” imbuhnya.
Ditambahkan, ada tiga sungai yang menjadi prioritas. Ketiganya, merupakan sungai-sungai yang tidak jauh dari Kota Sumenep. Yakni, Sungai Patrean di Kecamatan Batu Putih, Kalianjuk di Kecamatan Rubaru dan Kali Sokra di Kecamatan Lenteng.
“Ketiga sungai tersebut yang menjadi prioritas kami. Sebab, ketiganya merupakan sungai yang paling besar. Lokasinya, pun berdekatan dengan kota,” paparnya.
Insinyur kawakan ini menghimbau, masyarakat Sumenep untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat utamanya di Sungai. Sehingga, tidak menyumbat aliran sungai yang bisa mengakibatkan banjir.
“Janganlah membuang sampah sembarangan. Jaga kebersihan sungai. Jadi, kita bekerjasama demi kenyamanan kita bersama,” ujarnya. (roz/edo/sit)
















