Lumajang
Prediksi BMKG Terkait Tsunami, Masyarakat Lumajang Diminta Waspada jika Mulai Terjadi Gempa

Memontum Lumajang – Kabupaten Lumajang yang berbatasan langsung dengan laut lepas menjadikan lima wilayah kecamatannya berpotensi terjadi tsunami. Informasi yang beredar dari BMKG, diprediksi akan terjadi gempa bumi yang menyebabkan tsunami di wilayah pesisir Kabupaten Lumajang.
Namun demikian, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Lumajang, Indra Wibowo Leksana meminta agar masyarakat tidak serta merta panik mendengar informasi tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat utamanya di lima wilayah Kecamatan; Tempursari, Pasirian, Tempeh, Kunir, dan Yosowilangun untuk senantiasa waspada jika terjadi beberapa kali gempa kecil selama beberapa menit.
Baca Juga:
- Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Lumajang Ingatkan Pentingnya Optimalisasi Pemanfaatan Lahan HGU
- Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan Dana Tunggu Hunian untuk 43 KK Terdampak Gunung Semeru
- Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim
“Jika itu terjadi, untuk alarm awal nanti akan kita sampaikan, masyarakat harus lari ke ketinggian setidaknya 20 Meter dari permukaan air laut,” terangnya.
Menurutnya, bencana alam pasti terjadi, tapi kapan waktunya itu yang belum pasti, yang terpenting upaya mitigasi dan masyarakat siap menghadapi bencana.
“Bencana itu pasti terjadi tapi kapan waktunya yang belum pasti. Yang kita utamakan itu mitigasinya, pencegahan dan pengurangan resiko bencananya,” ujarnya.
Selain itu dijelaskan Indra, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terhadap ke lima camat di wilayah yang berpotensi terdampak bila terjadi tsunami. “Lima kecamatan ini sudah kita kumpulkan ditambah Desa Tangguh Bencana (Destana), bila itu terjadi kita harus gimana, masyarakat harus gimana, keluarga gimana itu sudah tahu, cuma harus diingat kembali,” ujarnya. (adi/sit)
















