Probolinggo
Ketua Komisi IV DPR RI Resmikan Masjid Al Hidayah Milik Kodim Probolinggo

Memontum Probolinggo – Mimpi Dandim 0820/Probolinggo bersama anggotanya untuk memiliki masjid di wilayah kerjanya, terwujud sudah. Dalam waktu kurang satu tahun pembangunan, Masjid Al Hidayah, akhirnya kini berhasil diresmikan peruntukkannya secara langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan Aminuddi M Si, dengan disaksikan Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo, Bupati Probolinggo, Hj Tantrianan Sari, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Raden Muhammad Jauhari, Kapolers Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Kadafi, Ketua MUI Kota Probolinggo, KH Nizar serta jajaran Anggota Kodim dan pengurus masjid, Jumat (30/07) tadi.
Ketua Komisi IV DPR RI, mengapresiasi atas diresmikannya penggunan Masjid Al Hidayah. Momentum spesial itu, selain merupakan masjid impian anggota juga warga masyarakat, kini Kodim 0820/Probolinggo memiliki masjid yang besar dan megah.
Baca juga:
- Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Dituntut 3 Tahun 10 Bulan
- TMMD Ke-127 Kediri, Dansatgas Beri Khutbah Jamaah Salat Jumat di Desa Gadungan
- Sidang Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar, Uang Hasil Kejahatan untuk Gaya Hidup dan Dugem
Karena itu, Hasan Aminuddin berharap usai diresmikan, nantinya Masjid Al Hidayah bisa dimanfaatkan untuk sholat lima waktu berjamaah serta ibadah lainnya. “Masjidnya sudah bagus jamaah juga harus banyak, jangan sampai masjid nya megah dan luas namun jamaah sholat berjamaah sedikit,” ucapnya.
Untuk itu, kepada anggota dan warga sekitar, H Hasan Aminuddin berpesan agar untuk membiasakan sholat berjamaah bersama anak-anak nya agar menjadi teladan untuk memakmurkan masjid.
Sementara itu, Dandim 0820/Probolinggo, mengucapkan terima kasihnya. “Terima kasih pada Kanda Ketua Komisi IV yang telah menyediakan waktu untuk bisa meresmikan masjid kebanggaan kami juga anggota pada khususnya,” ujar Dandim.
Dirinya menceritakan, bahwa Masjid Al Hidayah ini dibangun dari keinginan seluruh anggota yang ingin melaksanakan berbagai ibadah wajib dan sunnah di masjid yang dekat dengan lingkungan kerja. “Adapun dana pembangunan yang mencapai kurang lebih Rp 1,684 milyar tersebut murni hasil swadaya anggota juga masyarakat,” tambah Dandim. (geo/ed2)










