Pemerintahan
Bung Karna Ajak Duta Wisata Majukan Pariwisata di Situbondo

Memontum Situbondo – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menghadiri acara Grand Final Duta Wisata Kakang Embug sekaligus peluncuran Calendar of Event Tahun 2022, Sabtu (13/11/2021) malam. Kegiatan tersebut, digelar di Gedung Serbaguna Situbondo.
Bupati Karna mengatakan, sebagai duta wisata Kakang Embug yang terpilih nantinya, diharapkan bisa berperan aktif dalam memajukan pariwisata di Situbondo. Khususnya, adalah Wisata Bahari.
“Siapapun yang terpilih, saya harap mampu mensosialisasikan destinasi wisata maupun budaya Situbondo. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita juga akan membuka wisata baru, yakni wisata Pantai Merak-Baluran,” tutur Bupati.
Untuk itu, pria yang akrab disapa Bung Karna ini, mengungkapkan bahwa duta wisata Kakang Embug yang terpilih, harus memiliki SDM yang unggul dan mumpuni. “Saya optimistis dengan dibukanya akses ke destinasi wisata Pantai Merak-Baluran, akan berdampak positif terhadap pariwisata di Situbondo. Sehingga, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat kita,” tegasnya.
Baca juga :
- Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus
- Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata
- Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP
- Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka
- Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta ‘Diskon’ Hukuman
Lebih lanjut Bung Karna menjelaskan, selama kepemimpinan dengan Wabup, Nyai Hj Khoirani, pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur hingga pertanian menjadi prioritas perhatian. “Karena, hal ini memang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan,” terangnya.
Kepala Dinas Pariwisata Situbondo, Tutik Margianti, dalam kesempatan itu menerangkan, nantinya ada sepuluh orang finalis Duta Wisata Kakang Embug, yang terpilih. “Pemilihan Kakang Embug merupakan agenda rutin Dispar Situbondo,” singkatnya.
Tutik Margianti menambahkan, seleksi Kakang Embug dilakukan mulai 40 besar. Lalu, mengerucut menjadi 20 besar hingga terpilih menjadi lima kategori.
“Yakni meliputi Kakang Embug, untuk Wakil I Kakang Embug, Wakil II Kakang Embug, Kakang Embug busana terbaik dan Kakang Embug kompeten,” paparnya. (her/sit)















